Kampanye Perdamaian, GKDR Penatoi Bikin Lomba Game PUBG

Kota Bima, Kahaba.- Game Playerunknown’s Battlegrounds (PUBG) kini semakin diminati. Para gamers pasti sudah pernah memainkan Game yang bergenre battle royale ini. Game yang booming di tahun 2018, khususnya di Indonesia.

Ketua Panitia Lomba Game PUBG dan Ketua Karang Taruna Oi Lanco berpose di tengah – tengah para gamers. Foto: Bin

Ketenaran game ini juga merambah di daerah, seperti di Kota Bima. Saat ini saja, Gerakan Kataho Dana Rasa (GKDR) Kelurahan Penatoi justru menggelar lomba game dimaksud. Puluhan skuad pun menyemarakkan turnamen game PUBG ini.

Ketua panitia kegiatan Muhammad Iswandi mengaku, lomba ini digelar selama 2 hari, mulai Sabtu – Minggu (26-27/1) di Gedung Serba Guna Kelurahan Penatoi. Tujuan ini digelar, merangkul anak muda agar bisa beraktifitas positif dan mengkampanyekan perdamaian.

“Maksud kami kampanye perdamaian, karena kita juga menyelipkan seminar perdamaian pada kegiatan ini,” jelasnya.

Diakui Iswandi, lomba itu diikuti sebanyak 50 skuad. Peserta berasal dari Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Sementara biaya pendaftarannya sebesar Rp 150 ribu untuk tiap skuad.

“1 skuad sebanyak 4 orang. Masing – masing skuad akan bertarung untuk menang,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Oi Lanco Penatoi Muhammad Ihsan mengapresiasi kegiatan yang digelar GKDR. Ia menilai kegiatan tersebut sangat baik untuk sarana aktifitas positif generasi muda.

“GKDR ini memang di bawah naungan Karang Taruna Oi Lanco. Kami memang mendorong mereka untuk menyibukan diri dengan aktifitas yang positif,” ujar Ihsan.

Ia berharap, dari kegiatan tersebut bisa membuka cara berpikir generasi agar mengisi waktu dengan hal – hal yang bernilai baik. Tidak terlibat dalam hiruk pikuk yang menjerumuskan seperti narkoba dan perkelahian.

“Sebab itu tidak bermanfaat. Makanya kami sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ucapnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *