Urusan Aset Beres, Pemprov NTB Akhirnya Serahkan ke Pemkot Bima

Kota Bima, Kahaba.- Jajaran DPRD Kota Bima bertemu lagi dengan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, Selasa (29/1) membahas kembali soal rencana penyerahan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang berada di Kota Bima. (Baca. Bicara Penyerahan Aset Dengan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Sambut Positif)

Foto bersama Gubernur NTB bersama Ketua dan anggota DPRD Kota Bima beserta bagian aset Pemkot Bima. Foto: Ist

“Barusan kita menghadap Gubernur NTB dalam rangka tindaklanjut pembahasan penyerahan aset. Baik itu aset Pemprov NTB maupun aset Pemerintah Kabupaten Bima yang berada di Kota Bima,” ujar anggota DPRD Kota Bima, H Armansyah.

Diakuinya, pertemuan tadi dilakukan bersama Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, bersama beberapa anggota dewan dan Bagian Aset Pemkot Bima dan provinsi. Hasil pertemuan, berkaitan aset Provinsi Gubernur NTB menyatakan tidak ada masalah, karena itu menjadi kewenangan daerah.

“Tadi gubernur bilang, apapun yang menjadi kebutuhan Kota Bima soal aset tidak ada masalah. Artinya, aset milik Pemprov NTB di Kota Bima akan diserahkan ke Pemerintah Kota Bima,” katanya.

Untuk proses penyerahannya sambung duta PKS itu, nanti akan dihitung estimasi nilainya. Aset dengan estimasi nilai di bawah Rp 5 miliar, akan ditentukan oleh pemerintah daerah. Kemudian yang estimasi nilai di atas Rp 5 miliar, akan dibahas bersama antara pemerintah daerah dan DPRD setempat.

“Perhitungan estimasi nilai ini bukan untuk dibayar, bukan. Hanya menghitung saja perkiraan nilai objek aset dimaksud,” tegasnya.

Kemudian untuk aset Pemerintah Kabupaten Bima yang ada di Kota Bima, Armansyah memaparkan, nanti pemerintah provinsi akan mempertemukan jajaran Pemerintah Kota Bima dan Kabupaten Bima. Diharapkan dari pertemuan itu, semua persoalan yang berkaitan dengan aset bisa diselesaikan secepatnya.

“Hari kamis pekan ini rencana pertemuan itu,” tandasnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *