oleh

Dikbud Kota Bima Sosialisasi Filosofi Nggusu Waru

-Kabar Bima-10 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Untuk memberikan pemahaman dan ilmu tentang sejarah Bima dan budaya, Dinas Dikbud Kota Bima menggelar sosialisasi Filosofi Nggusu Waru, di Aula Gedung Seni Budaya (GSB), Rabu (6/2).

Sosialisasi Filosofi Nggusu Waru. Foto: Eric

Hadir pada kegiatan tersebut, 100 peserta dari guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Bima.

Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Kota Bima Taufikurahman menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan nilai-nilai Nggusu Waru pada kalangan pendidik, sehingga bisa mentransformasikan kepada siswa.

“Semoga dari sosialisasi ini, guru bisa mengimplementasikannya ke siswa – siswi,” harapnya.

Taufik menuturkan, filosofi Nggusu Waru sangat penting diterapkan kepada pelajar. Karena nilai budaya dan budi pekerti saat ini sudah mulai luntur.

Dijelaskannya, Nggusu Waru merupakan identitas Bima. Di dalamnya ada jiwa dan sikap para leluhur yang sangat melindungi budaya Bima. Bila diterapkan oleh generasi, ke depan dapat membentengi mereka dengan sikap dan tindakan yang berasaskan filosofi tersebut.

“filosofi Nggusu Waru merupakan 8 elemen penting dari budaya dan sejarah Bima. Diantaranya taqwa, keturunan, pandai, tingkah laku, kehidupan yang baik, kata dan ucapan, keberanian serta taat,” sebutnya.

Agar peserta sosialisasi menyerap seluruh ilmu dan materi tentang Nggusu Waru, pihaknya mendatangkan 2 pemateri dari budayawan. Mereka masing – masing Budayawan H Hasanudin Wahid dan Rufiah.

Ditambahkan Taufik, untuk lebih menggaungkan kembali filososi Nggusu Waru. Ke depan Dikbud akan merencanakan gelar kegiatan serupa, agar sebagian besar tenaga pendidik bisa lebih tahu tentang budaya daerah.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru