2 Orang Warga Melayu Terkapar Karena Demam Berdarah

Kota Bima, Kahaba.- Warga yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kian meluas. Saat ini, disebutkan sebanyak 2 orang warga Kelurahan Melayu terkapar karena nyamuk  Aedes Aegypti.

Lurah Melayu Kamrin. Foto: Bin

Lurah Melayu Kamrin mengungkapkan, 2 orang warganya yang terkena DBD seorang anak laki – laki dan pria paruh baya. Keduanya saat ini sudah dirawat di RSU Kota Bima.

“2 orang itu ada di Lingkungan Ule dan di RT 13,” sebutnya saat menyampaikan sambutan pada acara Reses Anggota DPRD Kota Bima Dapil Asakota di Kelurahan Melayu, Kamis (7/2).

Diakui Kamrin, setelah mengetahui warganya terjangkit DBD, pihaknya sudah melaporkan ke Dinas Kesehatan dan RSU Kota Bima. Setelah itu, Dinas Kesehatan melakukan fogging untuk membunuh nyamuk dimaksud.

“Tadi pagi sudah fogging di RT 8, RT 9, RT 13 dan RT 4,” katanya.

Memanfaatkan kegiatan dimaksud, Kamrin mengingatkan kepada semua warganya tentang bahaya DBD. Kemudian mengimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan upaya pencegahan perkembangbiakan nyamuk.

Seperti membersihkan penampungan air yang ada di dalam dan di luar rumah minimal sepekan sekali, membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai dan dapat menampung air, menggunakan kasa nyamuk untuk menghalangi nyamuk masuk ke dalam kamar, memakai salep antinyamuk atau gunakan pakaian lengan panjang jika perlu.

Kemudian, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan serta menanam tumbuhan antinyamuk seperti serai, lavender dan seledri untuk mengusir nyamuk.

“Ini perlu dilakukan agar tidak ada korban DBD,” harapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *