Bakesbangpol Ajak Santri Ponpes Al Husainy Ikut Memilih di Pemilu 2019

Kota Bima, Kahaba.- Guna menjaring lebih banyak partisipasi pelajar yang telah memiliki hak pilih untuk memberikan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang, Bakesbangpol Kota Bima menggelar sosialisasi pemilih pemula di Ponpes Al Husainy, Kamis (7/2).

Sosialisasi pemilih pemula yang digelar Bakesbangpol Kota Bima di Ponpes Al Husainy. Foto: Eric

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan siswa, anggota kepolisian, Komisioner Bawaslu Kota Bima Asrul Sani dan Ketua KPU Kota Bima Buhari.

Kepala Bakesbangpol Kota Bima Achmad Fathoni mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari program pemerintah daerah, untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu serentak di Indonesia.

“Kegiatan ini bermaksud menambah wawasan tentang penyelenggaraan pemilu kepada pemilih pemula, dan sebagai media silaturahim antara pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.

Kata Fathoni, berdasarkan aturan dan undang-undang, pemilih pemula diberikan jaminan untuk memberikan hak suara pada setiap penyelenggaraan pemilu. Karena jumlah pemilih pemula cukup banyak, pihaknya ingin mereka memberikan hak suara dan berkontribusi menentukan masa depan daerah dan bangsa 5 tahun ke depan.

“Terlebih pada tahun ini, ada banyak pemilihan. Mulai dari pemilihan DPRD kabupaten dan kota, DPRD provinsi, DPR RI, DPD hingga pemilihan presiden dan wakil presiden,” jelasnya.

Sementara itu Walikota Bima melalui Staff Ahli Bidang Hukum,  Pemerintahan dan Politik M Nor A Madjid menyampaikan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi diselenggarakannya sosialisasi tersebut.

Dari kegiatan itu, pelajar sebagai pemilih pemula bisa mendapatkan pemahaman dan ilmu tentang mekanisme dan aturan pelaksanaan Pemilu.

“Semoga dari kegiatan ini siswa yang telah memiliki hak pilih bisa mengerti dan memahami aturan pemilu,” harapnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *