Abdul Haris Dilantik Jadi Ketua FPKT Kecamatan Mpunda

Kota Bima, Kahaba.- Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kecamatan Mpunda resmi dilantik. Abdul Haris dilantik sebagai ketua FPKT Kecamatan Mpunda oleh Camat Mpunda Arifin di Aula Kantor Camat Mpunda, baru-baru ini.

Foto bersama jajaran pengurus FPKT Kecamatan Mpunda usai pelantikan. Foto: Ist

Haris pada sambutannya menyampaikan, untuk meligitimasi segala bentuk program yang ingin dijalankan 5 tahun kedepan, perlu dilaksanakan pelantikan pengurus secara resmi. Dengan demikian segala kegiatan yang dilaksanakan memiliki dasar hukum yang jelas.

“Untuk kegiatan perdana nanti, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait agar mengadakan nikah massal di Kota Bima,” katanya.

Ia meminta agar pengurus yang masuk dalam SK pengurus untuk tetap bekerja dengan baik.  Tunjukan pada masyarakat kalau FPKT adalah pemuda yang berjiwa sosial dan pemuda yang kreatif.

Sementara itu Ketua FPKT Kota Bima Diah Citra Parfitasari memberikan apresiasi atas adanya semangat yang tinggi dari pengurus FPKT Kecamatan Mpunda. Ia berharap tetap membangun kebersamaan dan komitmen yang tinggi untuk meraih prestasi di hati rakyat.

Ia juga menginginkan FPKT memberikan yang tebaik untuk daerah. Sebab keberadaan FPKT merupakan bagian dari pemerintah, maka sukseskan setiap program pemerintah untuk membangun daerah yang jauh lebih baik.

Di tempat yang sama, Camat Mpunda Arifin meminta agar peran pemuda melalui organisasi FPKT menjadi garda terdepan untuk membantu pemerintah. Selain itu pemuda juga diharapkan bisa mensukseskan pemilu Tahun 2019.

Sebab, masih banyak warga yang tidak terlalu paham tentang pencoblosan serentak dalam pemilu sekarang. Karena warga harus berhadapan dengan surat suara pemilihan Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota hingga surat suara pemilihan anggota DPD.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *