Seleksi Studi ke China, SMAN 1 Donggo Kirim 9 Siswa

Kota Bima, Kahaba.- Penerimaan calon mahasiswa baru untuk studi di Universitas Politeknhik Jhianxu China mulai dibuka tanggal 12 Februari – 13 Februari 2019. Di Bima, sebanyak 500 orang bersaing untuk bisa menimba ilmu lewat jalur beasiswa di negeri Tirai Bambu tersebut. (Baca. 500 Siswa di Bima Ikut Seleksi Kuliah di China)

9 siswa dan siswi SMAN 1 Donggo bersama Wakaseknya saat menunggu antrian seleksi kuliah di China. Foto: Hardi

Untuk perekrutan calon mahasiswa ini, SMAN 1 Donggo pun ikut bagian. Sebanyak 9 orang siswa dan siswi seklah setempat, diutus agar bisa mengikuti momen berharga tersebut.

Menurut Wakasek SMAN 1 Donggo Muslimin, pihaknya melihat minat siswa dan siswinya untuk melanjutkan study di luar negeri sangat tinggi. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, Kepala SMAN 1 Donggo mengirimkan 9 peserta didik terbaik untuk mengikuti seleksi tersebut.

“Sejak beberapa tahun lalu, banyak program beasiswa kuliah yang telah diikuti oleh sekolah kami. Tetapi, setelah mengetahui ada tes untuk kuliah di China, siswa kami sangat antusias sekali,” ujarnya, kemarin.

Dari program tersebut ada 3 Universitas di China yang menjadi tujuan keberangkatan siswa, masing – masinhg WAXI Institute of Technology, There are 20 Majors NJPI, dan Jiangsu Agri-Animal Husbandry  Vocational College.

Melihat kemampuan siswa-siswinya, Muslimin sangat optimis beberapa siswa dari SMAN 1 Donggo dapat lolos untuk melanjutkan study di luar negeri.

“Kami yakin mereka mampu menyelesaikan seleksi ini dengan baik. Apalagi beberapa siswa kami juga punya potensi untuk bisa lolos,” tambahnya.

Waksek juga mengaju, saat proses seleksi berlangsung, banyak orang tua ssiwa dan siswi yang turut hadir mendampingi anaknya. Sebagai orang tua juga terus memberi motivasi dan sangat berharap agar anaknya bisa lolos.

Sementara itu, Wahyu siswa kelas III IPS SMAN 1 Donggo juga menyampaikan perasaan senang dengan adanya program ini. Ia menilai salah satu program Gubernur NTB ini sangat membantu dan memotivasi siswa untuk mau belajar dan berkembang ke depan.

“Saya sangat senang sekali bisa ikut tes ini. Walaupun kami belum tahu apakah kami lolos atau tidak, tapi yang pasti kami sangat senang,” ucapnya.

Wahyu sangat berharap, dirinya lolos agar bisa mendapat banyak ilmu di negeri orang. Selain itu, yang terpenting bisa membanggakan orang tua.

*Kahaba-07

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *