Pansus Lahan Amahami Mulai Bekerja Kumpulkan Data-Data

Kota Bima, Kahaba.- Ketua Pansus Lahan Amahami H Armansyah memastikan akan segera bekerja setelah dibentuk saat rapat paripurna, Rabu pagi (13/2). Memulai menelusuri persoalan kalping laut itu pihaknya akan mengkupulkan data-data.  (Baca. Gugatan Laut Amahami Ditolak PTUN, Warga Desak Dewan Bentuk Pansus)

Ketua Pansus Lahan Amahami H Armansyah. Foto: Bin

“Kami akan mengumpulkan data – data yang berkaitan dengan pesisir Amahami yang ditimbun. Kemudian memanggil pihak – pihak terkait, terutama BPN,” ujarnya.  (Baca. Ini Daftar Nama Warga Pemilik Tanah di Amahami)

Diakui duta PKS itu, Pansus memiliki kewenangan yang luas dan tidak ada batasan dalam bekerja. Terhadap kewenangan itu, pihaknya bisa memanggil siapa saja yang bersentuhan langsung dengan persoalan penimbunan itu.  (Baca. Pansus Tanah Amahami Dibentuk, Riwayat Tanah Akan Dibongkar)

“Termasuk memanggil mantan kepala daerah sebelumnya, jika diperlukan. Kita lihat dari hasil penelusuran awal, kalaupun memang perlu memanggil, maka akan kita panggil,” tegasnya. (Baca. FKPD Bahas Alih Fungsi Kawasan Amahami, Ini Hasilnya)

Soal target waktu yang akan diselesaikan sambungnya, pihaknya belum bisa ditentukan. Tapi Pansus akan menggunakan waktu seefisien mungkin. (Baca. Warga Dara Gigih Protes Kapling Laut Amahami, Dewan Pastikan Bentuk Pansus)

“Kami harus hati – hati bekerja, dan saya rasa ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Kami harus melakukan konsultasi, pendalaman, penelusuran dan investigasi,” terang pria berpostur tinggi tersebut.

Apakah cukup disisa waktu masa periode DPRD sekarang? Armansyah mengaku akan berusaha maksimal di sepanjang masa jabatan yang tingga beberapa bulan ini.  (Baca. Hakim PTUN Mataram Tinjau Timbunan Amahami, Beberapa Kejanggalan Ditemukan)

“Persoalan apakah nanti bisa diselesaikan atau tidak disisa masa jabatan ini, kita lihat nanti,” ucapnya.

Namun tambahnya, Pansus memiliki cara kerja dan mekanisme agar waktu yang tersisa ini bisa digunakan dengan maksimal.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *