DP3AP2KB Dampingi Proses Hukum Korban Penusukan Saat Sholat 

Kabupaten Bima, Kahaba.- DP3AP2KB akan mendampingi Julianti, korban kekerasan perempuan yang lehernya ditusuk saat sholat oleh suaminya sendiri HA warga Desa Renda, Senin (11/2) kemarin. (Baca. Tega, Suami Tusuk Leher Istri Saat Sholat)

Kabid Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Laily Ramdani. Foto: Yadien

Kabid Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Laily Ramdani mengatakan, pihaknya memastikan untuk melakukan pendampingan dan memberikan dukungan moral serta mengawal proses hukum untuk kasus tersebut.

“Rencananya, besok kami akan mendatangi korban,” ujarnya, Rabu (13/2).

Kata dia, sejauh ini belum banyak informasi mengenai korban. Namun berdasarkan informasi yang diterima, korban mengalami luka yang sangat parah.

“Julianti mengalami luka parah, tapi kami belum memastikanya karena belum bertemu,” katanya.

Karena itu, Laily berharap pihak kepolisian agar serius dan tuntas menangani kasus penganiayaan perempuan tersebut. Jangan sampai mandek di tengah jalan.

Ia menjelaskan, selama ini banyak kasus kekerasan terhadap perempuan yang tidak ditangani tuntas proses hukum. Namun pada kasus kali ini, korban mengalami luka yang sangat parah. Karena itu, dirinya berharap polisi mengusut tuntas dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.

“Kami harap, kasus ini dirangani sampai tuntas. Karena korbanya mengalami luka parah,” harapnya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *