Reka Ulang Pembunuhan Muammar, Begini Pelaku Bercerita dan Memperagakannya

Kota Bima, Kahaba.- Sat Reskrim Polres Bima Kota melaksanakan rekontruksi pembunuhan Muammar, pemuda di Kelurahan Sarae beberapa waktu lalu. Rekontruksi di ruangan SPKT dan halaman Polres setempat, Jumat (15/2) tersangka FM menceritakan dan peragakan proses pembunuhan sadis tersebut. (Baca. Pemuda Yatim Ini Ditemukan Tewas Bersimbah Darah)

FM saat memperagakan pembunuhan Muammar. Foto: Deno

Pantauan media ini, selain disaksikan jajaran Polres Bima dan Kejaksaan Negeri Bima, rekontruksi juga disaksikan oleh puluhan warga. Baik masyarakat umum maupun dari keluarga Muammar. (Baca. Tuntut Pelaku Pembunuhan Muammar Ditangkap, Warga Blokir Jalan)

Dari adegan awal, korban dan temannya M Naufal berada dalam kamar rumah H Yakub. Beberapa menit kemudian, keduanya keluar untuk membeli nasi goreng di Kelurahan Paruga. Setelah itu, pulang kembali ke rumah H Yakub dan makan nasi goreng bersama. Habis makan, Naufal langsung tidur. Sementara korban menelpon pacarannya Rini Astuti. (Baca. Almarhum Muammar Pemuda Baik dan Pendiam)

Usai selesai menelpon pacarnya, saat itu pukul 01.06 Wita. Korban tidur dengan kondisi kepala menghadap ke arah selatan. Sementara pelaku masih bekerja sebagai penjaga warnet. (Baca. Dewan Desak Kapolres Cepat Tangkap Pelaku Pembunuhan Muammar)

Adegan selanjutnya adalah, pelaku keluar dari warnet untuk membeli rokok di kios milik H Yusuf. Di tengah jalan menuju kios, pelaku menengok rumah H Yakub untuk melihat kondisi rumah. Kemudian melanjutkan niatnya untuk membeli rokok. (Baca. Kinerja Polisi Dinilai Lamban, Warga dan Keluarga Muammar Kembali Blokir Jalan)

Pulang dari kios sambil membakar dan mengisap rokok, pelaku tidak kembali ke warnet, tapi  menuju rumah H Yakub. Masuk di rumah tersebut, pelaku menuju kamar tempat tidur korban, pelaku duduk di kursi sambil santai mengisap rokok dan melihat korban yang sedang pulas tertidur.  (Baca. Berusaha Kabur, Terduga Pelaku Pembunuhan Muammar Diringkus dan Ditembak)

Sesaat kemudian pelaku menuju dapur rumah H Yakub untuk mengambil pisau kater yang berada di atas meja makan. Dari dapur, lalu pelaku mengambil bantal untuk menutupi muka korban. Bantal itu dipakai duduk di atas wajah korban. Dengan gerak yang cepat, pelaku langsung menggorok leher Muammar. Saat mengeksekusi, korban sempat meronta dengan tangannya menarik pelaku. Namun nasibnya naas dan berakhir meninggal. (Baca. Muammar Dibunuh Pakai Pisau Kater, FR Ditetapkan Tersangka)

Setelah membunuh korban, pelaku menuju rumahnya untuk mencuci tangan dan pisau kater. Pelaku lalu membakar baju dan celananya dan menyembunyikan pisau di kandang ayam untuk menghilangkan barang bukti. FM mengganti pakaian dan kembali ke warnet untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai penjaga warnet.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Akmal Novian Reza mengatakan, dari rekontruksi tersebut, ada 34 adegan yang diperagakan. Setelah proses rekontruksi selesai, pihaknya akan melengkapi berkas untuk dikirim ke kejaksaan agar proses.

“Kami hanya menetapkan 1 orang pelaku, dan dia diancam pasal 338,” ujarnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *