Caci Maki Guru, Siswa Kurang Ajar Ini Dikejar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sudah salah, melunjak dan melawan, demikian sikap yang ditunjukan DV siswa kelas X SMAN 3 Bolo kepada guru – gurunya. Pengajar sekolah setempat yang tidak terima kemudian murka dan mengejar DV hingga lari pulang, Senin (18/2).

Guru SMAN 3 Bolo saat mengejar DV. Foto: Yadien

Kepala SMAN 3 Bolo M Saleh H Yunus mengatakan, awalnya siswa tersebut datang terlambat. Ke sekolah hadir sekitar pukul 10.00 Wita. Karena terlambat, siswa tersebut tidak bisa masuk karena gerbang sekolah sudah digembok.

“Kalau sudah masuk jam sekolah gerbang kami gembok. Itu memang peraturan sekolah,” ujarnya.

Karena tidak bisa masuk kata Saleh, siswa tersebut marah-marah dan memaki guru dengan mengeluarkan kata-kata kotor.

“Dia bilang setan dan anjing sama guru di sini,” ungkapnya.

Sejumlah guru yang tidak terima dengan sikap siswa itu, marah dan langsung mengerjanya hingga di luar lingkungan sekolah. Bahkan sampai di depan kantor Desa Nggembe.

“Iya benar dikejar sama guru. Karena dia bertindak kurang ngajar,” tutur Saleh.

Ia menjelaskan, bukan baru kali itu DV bersikap kasar dan tidak sopan pada guru. Namun sudah berkali-kali. Bahkan, siswa tersebut juga sering bolos dan jarang masuk sekolah.

“DV memang anaknya malas,” jelasnya.

Saleh menambahkan, sebelum ini sekolah sudah sering mengundang orang tua DV untuk memberitahukan kelakuannya, namun undangan sekolah tidak pernah dihadiri. Kini sekolah mengirim lagi surat.

“Kalau yang ini bukan surat undang. Tapi berdasarkan kesepakatan rapat dewan guru. Kami mengerimi surat pemberitahuan bahwa siswa tersebut dikembalikan ke orang tuanya agar didik,” tuturnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Ratuyg pengen adil

    Hasil didikan komnas ham, anak2 skr jadi kurang ajar, jaman gue dulu kuku panjang aja dipukul penggaris kayu ga pernah lapor ortu atw polisi yg ada ortu malah ikut marahin gue bukan guru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *