Selain Kehilangan Rumah, Petani di Renda Terancam Gagal Tanam Bawang

Kota Bima, Kahaba.- Musibah yang melanda sebagian warga Desa Renda sangat memprihatinkan. Selain kehilangan rumah, korban kebakaran juga terancam gagal tanam bawang merah saat musimnya nanti. (Baca. Kebakaran di Renda, Puluhan Rumah Rata dengan Tanah)

Camat Belo bersama ketua FPKT Kota Bima di lokasi kebakaran Desa Renda. Foto: Deno

Camat Belo Bambang menyampaikan, puluhan rumah warga renda terdampak kebakaran. Akibatnya, benih bawang merah yang disimpan dalam rumah ikut terbakar. Padahal benih tersebut rencananya akan ditanam beberapa pekan depan.

“Setiap rumah simpan benih bawang merah dan semuanya ludes. Itu kerugian korban kebakaran paling besar selain kehilangan tempat tinggal, perabot rumah tangga dan surat-surat penting lain,” ujarnya saat berada di lokasi kebakaran Desa Renda, Selasa (19/2).

Kata Bambang, akibat kejadian itu warga merugi miliaran rupiah. Untuk itu, bantuan pemerintah daerah sangat diharapkan untuk segera menangani kondisi warga yang terkena musibah. Menanggulangi kondisi sekarang, pemerintah sudah melaksanakan tanggap darurat.

Selain itu sambung Bambang, bantuan dari berbagai pihak juga banyak disalurkan. Atas nama warga Desa renda dirinya menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga.

“Bantuan yang sudah masuk akan segera kami bagikan,” katanya

Di tempat yang sama, pemuda Desa Renda Agus Mahendra juga menyampaikan ucapan terima kasih atas segala perhatian dan bantuan tersebut. Semoga semua bernilai ibadah di mata Allah SWT. Dirinya juga berharap pemerintah serius membantu dan menangani musibah yang melanda warga Desa Renda.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *