Aliansi Masyarakat Belo Tuntut Perbaikan Jalan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menuntut perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Belo, Aliansi Masyarakat Belo menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Camat Belo, Rabu (20/2).

Aliansi Masyarakat Belo saat aksi di depan kantor Camat Belo. Foto: Ist

Koordinator lapangan aksi Imam dalam orasinya menyampaikan, sudah 3 tahun kepemimpinan Dinda Dahlan di Kabupaten Bima, namun tidak ada satupun kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Sikap selama ini hanya mementingkan kepentingan kelompok dan individu.

Salah satu contoh konkrit tak adanya keberpihakan itu, dapat dilhat kondisi jalan mulai dari Desa Diha, Ncera Soki, Renda, Desa Cenggu hingga jalan menuju Desa Runggu dan roka rusak parah.

“Kondisi jalan tersebut mengakibatkan terlambatnya laju ekonomi rakyat Kecamatan Belo dan juga mengakibatkan banyaknya terjadinya kecelakaan,” sorotnya.

Kata Iman, jika dilihat dari tingkat konribusi masyarakat Belo, terutama para petani bawang merah, sangat memungkinkan pemerintah daerah untuk membangun akses jalan yang layak dan baik. Namun perhatian Bupati Bima untuk warga Belo hingga kini tidak tak ada sama sekali. Jauh panggang dari api.

Untuk itu, masyarakat Kecamatan Belo menyampaikan meminta Pemerintah Kabupaten Bima segera memperbaiki jalan di wilayah kecamatan tersebut, mendesak pemerintah agar lapangan pemuda Desa Cenggu dikelola sebagi salah satu aset kecamatan, menuntut pemerintah segera perbaiki monument bersejarah di Desa Ngali sebagai simbol perjuangan melawan penjajah.

Massa aksi juga meminta agar setiap perbatasan Desa yang berada di Kecamatan Belo untuk dipasangi lampu jalan, mengatensikan khusus Mombo Ncera dijadikan obyek wisata, segera stabilkan harga pupuk sesuai HET dan stabilkan harga obat-obatan pertanian, meminta pengadaan  mobil pemadam kebakaran untuk Kecamatan Belo.

“Kami juga meminta agar drainase di sepanjang jalan dibuatkan Drainase, agar jalan tidak tertimbun tanah longsor dan tidak digenangin oleh banjir,” pintanya.

Sementara itu Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noor, yang mendatangi massa aksi berjanji akan memperbaiki jalan yang diminta oleh massa aksi di tahun 2019, kemudian memperbaiki lapangan Desa cenggu, memperbaiki Monument bersejarah di Desa Ngali, memperbaiki drainase dan akan mempriritaskan Mombo Ncera sebagai obyek wisata.

“Insya Allah Tahun 2019 ini, kami akan memperbaiki jalan tersebut,” janji Dahlan.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *