Kapok Pilih yang Lain, Warga Bara Bulatkan Tekad Dukung Muhammad Salahuddin

Kota Bima, Kahaba.- Warga Lingkungan Bara Kelurahan Paruga benar – benar merasakan dampak tak adanya perwakilan yang duduk di DPRD Kota Bima. Selama 5 tahun terakhir, lingkungan tersebut dan sekitarnya luput dari perhatian. Wakil rakyat yang meraup suara di lingkungan itu pun pergi bagai ditelan arus. (Baca. KOBAR Siap Antarkan Muhammad Salahuddin Kembali Jadi Wakil Rakyat)

Caleg PBB Muhammad Salahuddin bersama warga setempat. Foto: Bin

Pengalaman pada Pemilihan Legislatif 2014 lalu pun membuat mereka banyak memetik hikmah dan pelajaran. Tak ingin merasakan kesusahan lagi, warga setempat pun sudah membulatkan tekad untuk mendukung dan mengantarkan mantan Anggota DPRD Kota Bima Muhammad Salahuddin kembali menjadi wakil rakyat.

Salah satu tokoh pemuda setempat, yang juga mantan Ketua Komunitas Bara (Kobar) Abuyas menyatakan kesiapan seluruh anggotanya untuk menjadi mesin kemenangan Muhammad Salahuddin.

“Kami kapok, makanya kami sudah sepakat untuk mewujudkan impian Pak Salahuddin meraih kursi di DPRD Kota Bima,” ujarnya, Kamis (21/2).

Diakui Abuyas, 5 tahun lalu Muhammad Salahuddin tidak beruntung duduk menjadi wakil rakyat untuk periode kedua. Dampaknya, kondisi Lingkungan Bara selalu luput dari perhatian pemerintah. Jangankan untuk proyek infrastruktur yang masuk di lingkungan tersebut, aktifitas masyarakat setempat pun sepi. Sebab, tak ada dukungan seperti biasa yang dilakukan oleh Muhammad Salahuddin.

Sejumlah anggota dewan yang mendapatkan suara di Bara sambungnya, pergi entah kemana. Saat kampanye saja manis di bibir menjanjikan ini itu. Setelah jadi, tak pernah kembali apalagi memberikan perhatian.

“Dampaknya benar – benar kami rasakan. Makanya, dampak ini harus segera kami akhiri. Caranya hanya satu, mengantarkan Pak Salahuddin menjadi anggota dewan lagi. Beliau sudah teruji,” pujinya.

Saat ini saja kata Abuyas, puluhan pemuda Bara sudah mempersiapkan tenaga dan pikiran untuk membantu Caleg PBB itu untuk meraih pundi – pundi suara. Muhammad Salahuddin pun tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk kerja – kerja konsolidasi anak muda, karena pemuda setempat akan bekerja dengan ikhlas.

“Jadi kami tegaskan, suara kami anak muda di Bara bulat untuk Pak Salahuddin. Yang lain dari dapil Kecamatan Rasanae Barat dan Mpunda boleh saja datang dan pergi, membawa janji dan uang. Tapi percuma saja, karena pengalaman sebelumnya sudah mengajarkan warga Lingkungan Bara banyak hal,” tegasnya.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Ketua RT 13 Kelurahan Paruga M Yakub Tahir. Tokoh masyarakat setempat juga sudah menyatakan kesiapan untuk mendukung. Sejak beberapa bulan yang lalu, tokoh masyarakat membicarakan dan ikut memikirkan bagaimana agar Muhammad Salahuddin bisa kembali duduk menjadi wakil rakyat.

KOBAR bersama Salahuddin saat foto bersama. Foto: Ist

Sebab, selama tidak ada wakil di Legislatif, tak ada perubahan berarti di Lingkungan Bara. Berbeda saat Muhammad Salahuddin menjadi anggota DPRD Kota Bima, semua kebutuhan untuk aktivitas sosial kemasyarakatan mampu tercukupi dengan baik.

“Saat Salahuddin jadi wakil rakyat dulu, kami tidak susah. Karena beliau memang orang baik, punya jiwa sosial tinggi dan bisa memperjuangkan kepentingan kami,” ungkapnya.

Untuk itu, saat ini warga di Bara dan sekitarnya sudah bisa melihat dan merasakan. Warga sendiri harus diperjuangkan dengan sepenuh hati, karena yang lain tidak bisa dipercaya. Hanya bisa datang dengan janji, lepas itu pergi dan tak pernah kembali.

Di mata ibu – ibu Lingkungan Bara juga, Muhammad Salahuddin menjadi aset penting yang harus diupayakan dengan sungguh – sungguh menjadi anggota dewan. Sebab, ibu – ibu setempat juga sudah menuai dampak setelah Muhammad Salahuddin tidak menjadi anggota dewan.

“Urusan kami ibu – ibu di Bara juga susah. Dulu waktu Pak Salahuddin jadi dewan, kami selalu diperhatikan. Kegiatan para wanita mudah dilaksanakan, karena ada Pak Salahuddin. Apapun keinginan ibu – ibu, bisa diwujudkan,” kata Tati, ibu rumah tangga di Lingkungan Bara.

Selama 5 tahun ini tuturnya, aktifitas ibu- ibu setempat tak ada yang memperhatikan. Hendak meminta tolong kepada orang lain, dirinya merasa yakin tidak akan diwujudkan.

“Makanya kita ingin Pak Salahuddin lagi yang jadi anggota dewan. Tidak mau yang lain. Kami di sini sudah rasakan manfaat saat pak Salahuddin jadi dewan,” tuturnya.

Di mata warga setempat, Muhammad Salahuddin telah melekat sebagai pribadi yang peduli dan perhatian. Selain itu, penyabar dan punya tutur kata yang sopan. Tidak itu saja, saat menjadi dewan Salahuddin benar – benar menjadi wakil rakyat yang bekerja untuk kepentingan rakyat.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *