Dinas Kominfotik NTB dan Kominfo Kota Bima Gelar Pelatihan Admin Aplikasi “NTB Care”

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bima menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Admin Sistem dan OPD Aplikasi “NTB Care” Lingkup Kota Bima, di aula kantor Walikota Bima, Kamis (21/2).

Pelatihan Admin Aplikasi NTB Care di Aula Pemkot Bima. Foto: Hum

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima H Alwi Yasin, diikuti 50 admin aplikasi “NTB Care” pada setiap OPD lingkup Pemerintah Kota Bima. Hadir Kepala Dinas Kominfo Kota Bima Supawarman beserta jajaran. Bertindak selaku narasumber Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB Tri Budiprayitno.

Kadis Kominfotik Provinsi NTB menjelaskan, pihaknya mengadakan sosialisasi dan pelatihan secara roadshow ke seluruh kota dan kabupaten se-NTB untuk memperkenalkan aplikasi “NTB Care” sekaligus melatih admin pada tingkat kota dan kabupaten.

“Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan aduan, gagasan serta keluh kesah kepada pemerintah secara online. Sehingga, jika masyarakat NTB memiliki aduan, dapat disalurkan melalui aplikasi tersebut dengan terlebih dahulu men-download aplikasi “NTB Care” di android,” paparnya.

Di tempat yang sama Alwi Yasin menyampaikan apresiasi karena Pemerintah Provinsi NTB dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur baru terus mengembangkan berbagai inovasi dan terobosan.

“Semuanya dengan satu tujuan utama, yakni untuk memastikan bahwa Pemerintah hadir melayani dan dapat dijangkau oleh masyarakat,” katanya.

Selain Program Jumpa Bang Zul-Ummi Rohmi, untuk menyampaikan aduan dan gagasan masyarakat, saat ini Pemprov NTB juga mengembangkan sistem aplikasi untuk masyarakat, bernama “NTB Care”.

Asisten menjelaskan, pengembangan aplikasi pengaduan masyarakat secara online sebenarnya telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bima, yaitu melalui aplikasi “Lapor” yang dikelola oleh Bagian Organisasi Setda Kota Bima.

Namun yang menjadi tantangan adalah kurangnya feedback masyarakat sehingga aplikasi tersebut kurang optimal pemanfaatannya. Hal ini pun bisa dijadikan pelajaran untuk penerapan aplikasi NTB care ini. Berarti dibutuhkan sosialisasi kepada masyarakat agar mau ikut terlibat atau berpartisipasi sebagai user aplikasi dengan memberikan tanggapan, keluhan, aduan, saran dan lain-lain.

Dalam hal ini dirinya berharap kepada dinas terkait lingkup Pemerintah Kota Bima, yakni Dinas Kominfo, untuk memanfaatkan berbagai media publikasi untuk memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat.

Ia pun berharap seluruh aparatur Pemerintah mau terus mengembangkan diri dan beradaptasi dengan canggihnya perkembangan teknologi. Ke depan, semua aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat akan dilaksanakan secara elektronik.

“Sekarang kita sudah mulai familiar e-Musrenbang, e-Budgeting, e-KTP, dan lain-lain. Bahkan pada lingkup tertentu, telah berlaku e-signature yakni tanda tangan secara elektronik untuk memudahkan kegiatan pelayanan dan memangkas waktu koordinasi. Kita harus mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan ini,” inginnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *