Komisioner KPU Kota Bima Dilantik, Mursalin Terpilih Jadi Ketua

Kota Bima, Kahaba.- 5 komisioner KPU Kota Bima dilantik oleh Ketua KPU RI Arif Budiman, di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (20/2). Pelantikan tersebut dilakukan bersama sejumlah komisioner KPU Provinsi dan KPU kabupaten kota se-Indonesia.

Komisioner KPU Kota Bima foto bersama dengan Ketua dan Komisioner KPU RI usai pelantikan. Foto: Ist

5 komisioner KPU Kota Bima tersebut adalah, Bukhari, Agussalim, Tamrin, Yety Safriati dan Mursalin.

Pelantikan komisioner KPU provinsi dan kabupaten dan kota berlangsung khidmat. Sebelum pelantikan, komisioner KPU Provinsi, KPU kota dan kabupaten dan juga sekretaris KPU diberikan orientasi tentang tugas dan wewenang sebagai komisioner KPU serta sekretaris. Materi orientasi disampaikan Ketua KPU RI, Arif Budiman dan Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik.

Sekretarias KPU Kota Bima Ajmah menjelaskan, Arif Budiman saat memberikan pengarahan, sebagai penyelenggara Pemilu, mengajak semua komisioner KPU baik di provinsi maupun kabupaten kota agar menjaga kekompakan dan kesolidan. Mampu menjadi tim handal, serta terus berinovasi untuk perbaikan proses penyelenggaraan ke depan.

“Beliau memberikan motivasi dan mengingatkan kembali tugas, kewajiban dan juga wewenang Komisioner KPU,” jelasnya.

Kata Ajmah, setelah dilakukan pelantikan, 5 Komisioner KPU Kota Bima menggelar rapat pleno perdana untuk memilih Ketua KPU Kota Bima. Berdasarkan hasil pleno tersebut, Mursalin terpilih sebagai Ketua KPU Kota Bima.

“Rapat pleno perdana saya fasilitasi, karena akan memilih ketua. Alhamdulillah proses pemilihan diawali dengan musyawarah bersama,” tuturnya.

Ajmah memastikan, 5 Komisioner KPU Kota Bima akan mengikuti pembekalan di Jakarta sampai tanggal 24 Februari mendatang. Kemudian mereka akan kembali ke daerah untuk melaksanakan tahapan penyelenggaraan Pemilu dan bekerja seperti biasa.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *