Kerja Tim Validasi Disorot, Zubair: Jumlah Honorer K2 Dari Zaman Noli Hanya 700 Orang

Kota Bima Kahaba.- Ketua Forum Honorer Kategori Dua (K2) Kota Bima M Zubair menyorot kinerja tim validasi tenaga honorer K2, pasalnya tim bekerja tidak sesuai juknis dan arahan Walikota dan Wakil Walikota Bima.

Ketua Forum Honorer Kategori Dua (K2) Kota Bima M Jubair. Foto: Ist

“Saat validasi di tiap satuan kerja, tim mestinya menggandeng anggota honorer K2. Karena kami juga memiliki data valid. Itu juga yang diarahkan oleh Walikota dan Wakil Walikota Bima,” ujar Zubair, Jumat (22/2)

Jangan sampai kata dia, ada oknum yang bermain untuk memasukan nama bukan tenaga honorer K2. Apabila tim berkerja hanya menanyakan ke camat, lurah, kepala sekolah dan kepala dinas tentang nama dan tingkat kehadiran honorer, maka tidak akan merubah jumlah data yang ada di BKSDM sebanyak yakni 1.779 orang.

“Data kami dari dulu, sejak zaman mantan Walikota Bima Nor A Latif (Noli) honorer K2 hanya 700 orang,” ungkapnya, Jumat (22/2).

Untuk memastikan validasi tersebut akurat, pihaknya meminta pada tim validasi untuk tidak menanyakan ke kepala satuan kerja. Tetapi menanyakan kepada honorer K2 yang ada tiap instansi tersebut.

Agar diketahui mana yang rajin dan mana yang tidak pernah masuk kantor. Karena pihaknya sudah menerima laporan, bahwa anggota honorer K2 yang tidak aktif, tetap diamankan dalam SPTJM. Apabila itu benar terjadi, maka akan menjadi polemik.

“Kalau tim validasi cara kerja ya tidak profesional, bubarkan saja tim itu,” tegasnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *