Tuntut Pelaku Penusukan Ditangkap, Warga Blokir Jalan Sekitar PKU Muhammadiyah

Kota Bima, Kahaba.- Tuntut pelaku penusukan Fauzi Adhin (15) warga Lingkungan Salama Kelurahan Nae pekan kemarin di jalan Amahami Kelurahan Dara. Warga Salama memblokir Jalan Gajah Mada, sekitar PKU Muhammadiyah, Senin sore (4/3).

Warga Salama saat blokir jalan. Foto: Deno

Pantauan media ini, warga memblokir jalan menggunakan kayu dan membakar ban bekas. Jalan pun macet dan pengguna jalan menggunakan jalan alternatif di sebelah barat PKU Muhammadiyah. Terlihat Dandim 1608 Bima Letkol Inf Bambang Eka Putra bersama anggota Polisi yang mendatangi warga untuk meminta jalan tersebut dibuka.

Kakak korban penusukan Syam mengatakan, blokir jalan tersebut sebagai bentuk penekanan pihak keluarga, agar polisi serius menangani kasus penusukan yang minimpa adiknya. Hingga kini, pelaku belum juga ditangkap. Padahal pelaku sudah diketahui identitasnya.

Kata Syam, adiknya ditusuk 3 kali dibagikan punggung oleh warga Kelurahan Dara. Saat itu adiknya hendak menjemput temannya yang sedang berada di jalan Amahami. Saat duduk menunggu temanya tersebut, datang sekitar 10 orang menghampiri adiknya dan langsung ditusuk seorang pelaku.

“Kami minta keadilan, polisi harus serius mencari dan menangkap pelaku,” desaknya.

Ditempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Rasanaee Barat IPDA Dediansyah menyampaikan, pemblokiran berlangsung sekitar 15 menit, setelah dilaksanakan upaya persuasif antara TNI-Polri dengan pihak keluarga korban dan masyarakat, akhirnya jalan pun dibuka.

Mengenai pelaku diakuinya, memang belum ditangkap karena sudah melarikan diri. Pada kasus ini, Polisi sudah memeriksa 4 orang saksi. Karena para saksi masih di bawah umur, pihaknya harus berkoordinasi dengan LPA.

“Kami sudah mengetahui identitas pelaku, sekarang  kami sedang memburunya,” ungkap Dedi.

Kata Kanit, menurut keterangan saksi, kejadian tersebut berawal dari balap motor. Saat itu terjadi ketegangan antara dua kelompok pemuda, sehingga kelompok dari Kelurahan Dara mendatangi kelompok korban. Semua teman korban melarikan diri, dan hanya korban yang didapat hingga ditusuk dan dianiaya pelaku.

Dedi juga menambahkan, atas pendekatan yang baik dengan pihak masyarakat dan keluarga korban, maka jalan sekarang sudah dibuka dan arus lalu lintas kembali normal.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *