Peduli Alam, Komunitas Vespa Bakti Sosial di Desa Pai

Kota Bima, Kahaba.- Peduli kelestarian alam, sebanyak 120 anggota Komunitas Vespa bersama Scouteris Bima-Dompu menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Pai Kecamatan Wera, Sabtu (9/3).

Komunitas Vespa saat berkumpul di Lapangan Merdeka Bima menuju Desa Pai Kecamatan Wera. Foto: Eric

Pria pria hebat itu mulai bergerak start di Lapangan Merdeka Bima, menuju Ambalawi Desa Pai, kemudian melanjutkan ke Sape dan Wawo. Rencananya, akan berakhir di Uma Lengge Desa Panda, Minggu (10/3) keesokan harinya.

Ketua Koordinator Surahman menyampaikan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan program dan rutinitas setiap tahun. Dengan maksud, melihat secara langsung kondisi kerusakan alam akibat ulah manusia.

“Sebelum aksi sosial ini kami gelar, terlebih dahulu kita survei. Ternyata pantai yang terletak di Desa Pai Kecamatan Wera rusak, baik karena sampah yang berserakan hingga masih adanya aksi pengeboman ikan,” ungkapnya.

Karena pantai kotor dan laut banyak yang tercemar kata Surahman, akhirnya mereka tergerak hatinya untuk menggelar bhakti sosial tersebut. Diantaranya aksi bersih pantai, kemudian sarasehan bersama pemerintah desa dan juga masyarakat setempat.

Pihaknya ingin menyampaikan, melalui kegiatan tersebut ingin mengajak masyarakat untuk bersama menjaga kelestarian lingkungan. Tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak lagi melakukan aksi pengeboman ikan.

“Jika sampah berserakan di pantai, dan aksi pengeboman ikan masih terus dilakukan. Maka akan membawa dampak yang sangat merugikan. Ekosistem dan biota laut terancam,” katanya.

Dikatakan pria yang akrab disapa Peki itu, melalui kegiatan sosial tersebut dirinya bersama anggota komunitas ingin mengajak semua elemen untuk bersama menjaga kelestarian alam dan juga ekosistem. Sebab tanpa adanya rasa kepedulian dan ras amemiliki, maka kerusakan lingkungan akan terus terjadi.

Sementara itu wakil koordinator kegiatan Muammar Qadafi menambahkan, aksi sosial tersebut dilaksanakan tanpa adanya sponsor. Tapi menggunakan donasi masing-masing selama dalam perjalanan. Yang terpenting tetap jalan beriringan dengan tujuan bersama.

“Sebelum ke Desa Pai, terlebih dahulu kami akan kampir di rumah duka anggota TNI yang gugur dalam tugas di Kecamatan Ambalawi, untuk memberikan bantuan dana dari komunitas. Semoga dapat membantu, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *