Selokan Depan Kantor Bupati Bima Dipenuhi Sampah dan Bau

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kondisi selokan di depan gerbang Kantor Bupati Bima sangat tidak enak di pandang dan dihirup. Sebagai gerbang awal para tamu datang ke pusat kantor pemerintahan Kabupaten Bima, kondisi selokan tersebut sangat kotor. Selokan dengan lebar sekitar 3 meter itu dipenuhi sampah dan beraroma tidak sedap.

Sampah menumpuk di selokan depan Kantor Bupati Bima. Foto: Yadien

Pantauan langsung media ini, Senin (18/3) sampah plastik dan botol bekas minuman menumpuk di selokan. Kondisi itu sudah berlangsung lama dan luput dari perhatian. Pasalnya, tumpukan sampah plastik itu sudah banyak dan sudah mengeluarkan bau busuk.

Salah satu pengunjung Abdurahman mengatakan, kondisi selokan di depan kantor Bupati Bima tersebut sangat memprihatikan. Sebagai gerbang awal masuk di kantor pemerintahan daerah, harusnya bersih dan indah.

“Miris sekali, harusnya di depan ini dirawat dengan indah, bukan sampah yang bau,” sorotnya.

Kata dia, tidak bisa dipungkiri bahwa pandangan pertama menjadi kesan yang tidak bisa dilupakan oleh orang. Demikian juga dengan kantor Bupati Bima, jika kesan pertama pengunjung melihat sampah dan bau busuk, maka pengunjung akan berpandangan buruk pula tentang kantor itu.

“Kesan pertama ini penting. Jadi saat orang datang, harus disuguhkan keindahan di gerbang ini,” kata dia.

Jika tamu kantor Bupati Bima adalah warga Kabupaten Bima saja, mungkin akan bisa memaklumi kondisi tersebut. Namun jika tamu luar kota yang hadir, tentu akan berpikir daerah ini kotor dan dipenuhi sampah.

“Karena kantor daerah kan icon. Jadi orang akan berpikir kantor daerah adalah representasi kondisi daerah kita,” tuturnya.

Ia berharap, pemerintah daerah melalui dinas terkait bisa segera memperhatikan kondisi selokan tersebut dan membersihkannya. Selain agar indah dan sehat, juga memperbaiki citra daerah bahwa Bima tidak kotor.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *