Polres Bima Apel Pasukan OMB, Persiapan Pengamanan Pemilu

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dalam rangka persiapan pengamanan Pilkada April Tahun 2019, Polres Bima melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Manta Brata (OMB) dan dirangkaikan dengan pelatihan simulasi Sispamkota, Jumat (22/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bupati Bima sekitar pukul 08.00 Wita.

Apel Pasukan OMB untuk persiapan pengamanan Pemilu 2019. Foto: Yadien

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri, Kapolres Bima AKBP Bagus S Wibowo SIK beserta jajaran, Ketua DPRD Kabupaten Bima beserta seluruh anggota dewan, Ketua KPU dan Panwaslu Kabupaten Bima, unsur FKPD Kabupaten Bima, para kepala dinas, instansi pemerintah dan jawatan se Kabupaten Bima, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Bima, Ketua MUI Kabupaten Bima, tokoh masyarakat dan tokoh agama dan aktivis.

Peserta upacara apel gelar pasukan OMB itu adalah 2 Pleton TNI, 2 Pleton Brimob Den A Bima, 2 Peleton Sat Sabhara Polres Bima, 1 Pleton Sat Lantas Polres Bima, 2 Pleton gabungan anggota Staf Polres Bima, 2 Pleton Sat Intelkam, Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Bima, 2 Pleton gabungan Polsek jajaran, 1 Pleton Dishub Kabupaten Bima, 1 Pleton Sat Pol PP, 1 Pleton Senkom Kabupaten Bima dan 2 Pleton Linmas.

Pemimpin Upacara Dandim 1608 Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra menyampaikan, pahami bahwa tugas pengamanan pemilu serentak tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas.

“Jalin sinergitas antara unsur pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat sangat diharapkan, guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas dengan baik,” tegasnya.

Dandim juga meminta, segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu kelancaran pemilu serentak tahun 2019. Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran pemilu serentak tahun 2019.

Bambang mengimbau agar Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa

Inventarisir dan berkordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.

“Semua akan berjalan aman, ketua semua unsur bekerja sama dengan baik dan membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat,” ungkapnya

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *