146 Akad PKS KPR BNI Bima Ditandatangani, 1.946 Serempak Seluruh Indonesia

Kota Bima, Kahaba.- Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia. Mendapatkan rumah yang diidamkan, juga menjadi kebahagian semua orang. Dasar itu juga menjadi kebanggaan BNI yang mendapatkan kepercayaan untuk membantu pembiayaan kepemilikan rumah.

Pimpinan BNI Cabang Bima H Amir Muhamad saat menyampaikan sambutan pada acara penandatangan 146 Akad PKS KPR BNI Bima. Foto: Bin

Mengulang kesuksesan akad massal sebelumnya yang dilaksanakan BNI Cabang Bima tahun 2018. BNI kembali menggagas penandatanganan 146 akad PKS Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Sabtu (23/3) di kantor setempat.

Di seluruh Indonesia, 1.946 ditandatangani secara serempak di 86 daerah. Puncak acara akad kredit massal ini dipusatkan di Monumen Kapal Selam, Surabaya.

Di Bima, hadir untuk menyaksikan penandatanganan massal tersebut Pemimpin BNI Cabang Bima Amir Muhamad, HCR Wilayah Denpasar Boni Kusuma dan sejumlah pihak-pihak terkait.

Pemimpin BNI Cabang Bima H Muhamad Amir saat sambutan menyampaikan, acara hari ini dilakukan secera serentak di seluruh wilayah Indonesia dan berpusat di Surabaya. Pada kesempatan itu juga akan disaksikan kegiatan video conference penandatangan massal yang disaksikan bersama.

Dijelaskannya, kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah dan poin nawacita pemerintahan saat ini. Pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Mentri PUPR telah menunjuk sebanyak 125 Bank untuk memfasilitasi kebutuhan warga yang membutuhkan perumahan fasilitas pembiayaan.

“Program ini diperuntukan warga yang berpenghasilan rendah, kurang lebih Rp 4 juta dan sebelumnya belum pernah memiliki fasilitas rumah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pada tahun 2019 pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7,1 Triliun untuk fasilitas FLPP. Dirinya atas nama BNI mengharapkan rekan rekan development terus semangat untuk membangun rumah di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu, yang merupakan wilayah kerja BNI Cabang Bima.

Penandatangan 146 Akad PKS KPR BNI Bima. Foto: Bin

“Saya ucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang telah dapat fasilitas ini. Ini rumah masa kini dan masa depan. Kami harap rumah ini tidak diperjualbelikan. Karena sesuai sayarat, harus ditempati sendiri,” tegasnya.

Di tempat yang sama, HCR Wilayah Denpasar Boni Kusuma menyampaikan, selain untuk debitur KPR Sejahtera yang memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), akad kredit massal ini juga dilakukan untuk debitur BNI Griya yang termasuk di dalamnya adalah generasi milenial.

Gaya hidup generasi milenial zaman now itu identik, yaitu lebih fokus mencari pengalaman dan menikmati hidup dengan happy. Mulai dari suka ngopi, travelling, kulineran hingga bergaya mengikuti tren terkini yang kerap membuat milenial diasumsikanbahwa memiliki rumah tidak menjadi prioritas.

Ditambah faktor harga rumah yang tak lagi murah, rumah dengan lokasi strategis di tengah kota atau ibukota saja harganya rata-rata terus meningkat. Sebagai gambaran, data dari Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan harga rumah di wilayah Jabodetabek saja mengalami kenaikan 20 persen per tahun. Sementara kenaikan gaji milenial posisi karyawan rata-rata hanya 10% per tahun.

“Tentu punya rumah atau hunian idaman pribadi bagi milenial menjadi tantangan tersendiri. Menanggapi hal ini, BNI menciptakan sebuah produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baru yang lebih mengerti gaya hidup, kebutuhan, dan kemampuan bayar kaum milenial,” paparnya.

Boni mengatakan, BNI hadir menginspirasi generasi muda untuk lebih berani memikirkan masa depannya mulai dari sekarang, dengan Produk BNI Griya maupun program  KPR Sejahtera BNI-FLPP dari Kementerian PU dan Perumahan rakyat.

Keunggulan lain BNI Griya adalah Pembayaran Uang Muka sebesar 0 persen, suku bunga yang ringan dan tetap mulaidari 6,75 persen per tahun efektif fixed 2 tahun pertama dan 7,75 persen per tahun efektif fixed 1 tahun berikutnya.

BNI juga menawarkan plafon sebesar Rp 20 miliar dengan  jangka waktu yang fleksible hingga 30 tahun. Menariknya, BNI Griya juga ditawarkan dengan fleksibilitas fitur angsuran suka-suka, dimana cicilan akan menjadi lebih ringan di awal kredit, disesuaikan dengan penghasilan, sehingga tidak mengubah gaya hidup secara drastis.

Hadirnya e-Form BNI Griya ini merupakan persembahan BNI kepada masyarakat luas yang ingin mengajukan aplikasi KPR dengan mudah. Apalagi segmen milenial yang sangat tinggi ketergantungannya terhadap gadget.

“Di samping itu, sebagai wujud komitmen BNI dalam mendukung program satu juta rumah BNI juga menyalurkan program KPR Sejahtera FLPP dari PPDPP Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. KPR FLPP dengan suku bunga yang sangat ringan yaitu 5 persen sampai dengan tenor kreditnya selesai sangat membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah memperoleh rumah,” jelasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *