Beri Pemahaman Sekolah Aman Bencana, BPBD Diklat Guru SD

Kota Bima, Kahaba.- Guna meningkatan pemahaman tentang tanggap bencana di lingkungan sekolah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) untuk 40 guru dari 19 sekolah perwakilan se-Kota Bima. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari mulai Rabu – Jumat (27-29/3).

Diklat tanggap bencana untuk guru-guru di BPBD Kota Bima. Foto: Eric

Kepala BPBD Kota Bima H Sarafuddin mengungkapkan, saat ini cuaca mengalami pergantian yang cukup signifinikan. Bahkan dalam beberapa tahun terkahir, disejumlah daerah di Indonesia terjadi bencana.

Maka dari itu, pemerintah telah menetapkan program sekolah aman bencana sebagaimana diatur dalam Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penganggulangan bencana di Indonesia. Hal inipula disesuaikan dengan peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 4 Tahun 2012, tentang sekolah aman bencana.

“Tujuan kegiatan ini untuk memberi pengetahuan kepada guru, apabila bencana terjadi maka harus langkah antisipasi yang harus dilakukan,” ujarnya.

Sarafuddin menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan ini diharapkan menjadi fasilitator sekolah aman pada setiap lembaga pendidikan. Agar secara besama meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman bencana yang bisa datang kapan saja.

“Kita tidak mengetahui secara pasti datangnya bencana, tapi bisa kita kurangi resiko bencana dengan melakukan berbagai langkah. Seperti menjalin komunikasi kerjasama dengan semua pihak yang dapat membantu urusan kemanusiaan ini,” bebernya.

Setelah menggelar diklat, pihaknya akan merencanakan menggelar kegiatan yang sama, baik itu melibatkan lembaga pendidikan tingkat SD dan juga SMP.

“Doakan semoga program ini terlaksana, agar seluruh lembaga pendidikan tahu dan paham akan sekolah aman bencana,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *