Kerugian Banjir di Kelurahan Jatibaru Ratusan Juta

Kota Bima, Kahaba.- Akibat banjir sejumlah wilayah di Kelurahan Jatibaru Kecamatan Asakota Minggu (24/3) lalu, diperkirakan kerugian yang dialami masyarakat terdampak mencapai Rp 500 juta.

Lurah Jatibaru Tasrif. Foto: Eric

Lurah Jatibaru Tasrif mengaku, banjir tersebut merusak dan menghanyutkan harta benda masyarakat serta fasilitas perkantoran. Di antaranya barang elektronik, ternak, talud, tembok perkantoran serta beberapa fasilitas pendukung lainnya.

“Kami sudah inventarisir kerusakan dan kerugian materi yang terdampak bencana banjir. Diperkirakan Rp 500 juta,” sebutnya, Kamis (28/3).

Kata Tasrif, setelah mendata pihaknya langsung menyampaikan langsung kepada Pemerintah Kota Bima melalui instansi terkait. Agar bsia ditindaklanjuti dan segera disalurkan bantuan.

Untuk kebutuhan masyarakat berupa kebutuhan pokok, selimut, pakaian telah disalurkan Dinas Ketahanan Pangan dan BPBD. Sedangkan untuk penanganan kerusakan fisik pembangunan sampai saat ini belum ada.

Tasrif menjelaskan, karena belum adanya pendataan dari Dinas PUPR, pihaknya meminta agar cepat direspon. Terutama memperbaiki talud di bantaran sungai Lingkungan Lela, maupun pembangunan tembok kantor kelurahan yang telah roboh.

“Talud harus segera dibangun kembali, agar dapat menahan laju air ke pemukiman warga. Sedangkan perbaikan fasilitas kantor lurah juga sangat penting, karena bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” bebernya.

*Kahaba-04

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *