Mahasiswa Kritik Kinerja KPU Kabupaten Bima

Kota Bima, Kahaba.- Mahasiswa yang juga Ketua Komisariat HMI STKIP Bima Mansyur Maulana mengeritik kinerja KPU Kabupaten Bima. Seperti kegiatan sosialisasi kepemiluan yang dilakukan, dinilai tidak tepat sasaran.

Dialog Publik Tentang Hoax di Yuank Kafe. Foto: Hardi

Dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Bima, seperti Konser Musik di Taman Panda, Lomba Seni dan Kreasi di Paruga Na,e Bolo dan Fun Run di Kecamatan Woha Minggu (7/4) mendatang dinilai tidak sesuai dengan dengan sasaran sosialisasi pemilu.

“Saya menilai, beberapa agenda KPU yang telah terlaksana dan akan diadakan, itu sama sekali tidak tepat sasaran” sorot Mansyur saat sesi tanya jawab kegiatan Dialog Publik Tentang Hoax, Kamis pagi (4/4).

Kata dia, dari rentetan kegiatan tersebut tidak membantu masyarakat untuk memahami tata cara pencoblosan saat pemilu serentak nanti.
Apalagi masyarakat akan menyoblos 5 surat suara dalam waktu yang sama.

Di tempat yang sama, Divisi SDM dan Sosilisasi Masyarakat KPU Kabupaten Bima Ady Supriadin menanggapi kritikan tersebut.
Ia menjelaskan, rentetan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Bima merupakan kegiatan yang diadakan secara nasional dan diselenggarakan oleh seluruh KPU di Indonesia.

“Ini bukan hanya di Kabupaten Bima dan Kota Bima saja melainkan di seluruh Indonesia. Karena ini program nasional,” jelas Ady.

Adanya kegiatan tersebut semata-mata untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Kegiatan-kegiatan itu bertujuan untuk menghadirkan banyak massa khususnya pemilih pemula sehingga pihaknya dapat mensosialisasi dengan efektif.

“Kami telah mendesain acara dengan sebaik mungkin agar menarik minat pemilih, sehingga sasaran pendidikan pemilih dapat tersampaikan. Yang kami lakukan menurut saya adalah baik, apalagi pada kegiatan tersebut kami juga memutar video dan selebaran sosialisasi kepemiluan,” ujarnya.

Saat kegiatan dilaksanakan, relawan demokrasi dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga turut hadir untuk membantu mensosialisasikan tentang pemilu, sehingga sasaran dapat tersampaikan secara menyeluruh.

“Dari sederetan kegiatan itu, tujuan utamanya adalah sosialisasi kepemiluan, bukan sekedar seremonial,” pungkasnya.

*Kahaba-07

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *