Minimalisir Gangguan Kamtibmas Jelang Pemilu, Polisi Razia Miras

Kota Bima, Kahaba.- Untuk memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat jelang pemilihan umum (Pemilu) 2019, Polres Bima Kota merazia minuman keras, Senin (8/4). Hasilnya, polisi mengamankan 20 botol, 1 Jiregen ukuran 5 liter Sofi dan 5 botol bir bintang.

Miras hasil razia Polres Bima Kota disejumlah wilayah. Foto: Ist

Kasubbag Humas Polres Bima Kota IPTU Hasnun menyampaikan, razia miras tersebut dilaksanakan untuk meminimalisir terjadinya ancaman dan gangguan menjelang pemilu. Karena pengaruh konsumsi minuman keras sangat berakibat fatal.

“Salah satu faktor terjadinya kriminal dan gangguan keamanan adalah pengaruh mengonsumsi miras. Makanya untuk menjaga dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka kami terus merazia dan memberantas peredaran miras,” ujarnya, Selasa (9/4).

Kata dia, untuk sementara pihaknya merazia di 2 wilayah Polsek, yakni Polsek Rasanae Timur dan Polsek Ambalawi. Karena  sesuai laporan masyarakat, di wilayah tersebut banyak beredar miras dan dikonsumsi masyarakat.

Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Rasanae Timur mengamankan miras di rumah AD (42) asal Kelurahan Rabadompu Timur dengan barang bukti satu jiregen Sofi dan 3 botol Sofi yang ukuran botol 600 ml.

Sedangkan di Polsek Ambalawi kata Hasnun, pihaknya telah mengamankan 5 botol bir dan 9 botol Sofi ukuran 600 ml di rumah RS (35), 4 botol Sofi ukuran 600 ml dirumah SH (32) dan 4 botol Sofi ukuran 600 ml di rumah R (30). Ke tiga Ibu Rumah Tangga (IRT) ini merupakan asal warga Desa Nipa.

“Semua barang bukti disita dan diamanakan di Polsek masing-masing untuk dimusnahkan menjelang bulan puasa nanti,” bebernya.

Hasnun juga mengimbau masyarakat tidak memgkonsumsi segala jenis narkoba dan minuman keras, karena itu akan membahayakan kehidupan pribadi dan kehidupan masyarakat lain. Sukseskan pemilu dengan tidak mengkonsumsi miras dan narkoba, karena itu semua akan mengancam dan menggangu kemananan saat pemilu.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *