Dewan Minta PLN Perhatikan Pasokan Listrik Saat USBN

Kota Bima, Kahaba.- Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada hari kedua di Kota Bima terganggu karena listrik padam. Akhirnya, proses ujian pun terganggu dan siswa harus mengerjakana soal essay secara manual. (Baca. Listrik Padam, USBN di SMPN 1 Terganggu)

Anggota DPRD Kota Bima Dedy Mawardi. Foto: Deno

Seperti yang terjadi di SMPN 1 Kota Bima, padahal siswa baru saja memulai ujian, namun diganggu dengan pasokan listrik yang tiba – tiba mati.

Terhadap masalah itu, anggota DPRD Kota Bima Dedy Mawardi meminta kepada PLN agar memiliki tanggungjawab moral untuk memperhatikan pasokan listrik saat siswa menghadapi ujian.

“Siswa ini lagi ujian, tapi terganggu karena urusan listrik. PLN ini seperti tidak punya tanggungjawab saja,” sorotnya.

Ia juga menyorot soal janji bahwa tidak akan ada pemadaman bergilir lagi. Namun faktanya, beberapa kali pemadaman bergilir terjadi. Praktis, aktifitas masyarakat sangat terganggu dengan kondisi ini.

Kendati harus diakui memang sulit mungkin bagi PLN karena yang terjadi ini masalah teknis, namun dirinya hanya berharap agar bisa dipastikan saat USBN ini pasokan listrik aman dan tak ada kendala. Sehingga siswa bisa fokus mengerjakan dan menyelesaikan tugas akhir ini.

“Kami dari dewan berharap semoga PLN mengatensi khusus soal pasokan listrik untuk USBN ini,” katanya.

Mengenai masalah ini juga, pihaknya berencana akan memanggil pihak PLN untuk klarifikasi, apa sebab musabab pemadaman secara tiba – tiba ini masih terjadi.

“Kita akan panggil, hari ini kita sampaikan dulu ke Ketua DPRD Kota Bima,” tambahnya.

*Kahaba-01

 

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *