Peserta Membludak, 260 Warga Tertunda Operasi Katarak

Kota Bima, Kahaba.- Warga Bima yang mendaftar untuk kegiatan bakti sosial operasi katarak melebihi target awal yang diperkirakan sebanyak 150 orang. Pihak RSUD Kota Bima sebagai penyelenggara pun kewalahan, hingga membuka beberapa kali penerimaan pendaftaran peserta.

Direktur RSUD Kota Bima Muhammad Natsir. Foto: Bin

Direktur RSUD Kota Bima Muhammad Natsir mengaku, hingga pada akhir pendaftaran, jumlah peserta yang diterima sebanyak 474 orang. Dari Kota Bima sebanyak 272 orang dan dari Kabupaten Bima sebanyak 202 orang. Dari jumlah itu, hasil screening didapat 424 orang yang layak operasi.

“Tapi dari jumlah 424 orang, yang berhasil dioperasi sebanyak 164 orang. Sebanyak 260 orang cadangan akan menunggu operasi dalam bakti sosial berikut. Kita juga akan upayakan untuk menggelar kegiatan yang sama dalam waktu yang tidak terlalu lama, mengingat sangat banyaknya warga yang katarak,” katanya, Senin (22/4).

Diakui Natsir, peserta yang tidak dioperasi kali ini juga bisa memilih untuk menggunakan BPJS dan operasi di PKU Muhammadiyah. Karena di RSUD Bima dan Kota Bima, belum memiliki sarana memadai untuk operasi katarak.

Menurutnya, jumlah penderita katarak di Bima cukup banyak. Jumlahnya pun setiap tahun bertambah. Itu disebabkan karena faktor umur dan iklim yang panas. Katarak sendiri merupakan lensa mata yang menjadi keruh, sehingga cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total.

“Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi buta jika tidak segera ditangani,” paparnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *