PATBM Dibentuk, DPPPA Ajak Tangani Masalah Anak Bersama

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar kegiatan pembentukan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), di aula SMKN 3 Kota Bima Selasa (23/4).

Pembentukan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), di aula SMKN 3. Foto: Eric

Kegiatan itu dihadiri 48 peserta dari aparatur pemerintah kelurahan yang berada di 4 Kecamatan se-Kota Bima dan perewakilan LPA Kota Bima.

Kepala Kota Bima H Ahmad yang membuka secara resmi kegiatan yang dirangkaikan rapat teknis PATBM itu menyampaikan, PATBM merupakan sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat, yang bekerja secara terpadu untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

“Dari PATBM, bisa menjadi ujung tombak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan respon cepat terjadinya kekerasan terhadap anak, dengan membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan prilaku yang memberikan perlindungan kepada anak,” paparnya.

Dari lembaga ini dirinya juga berharap, semua bisa menyadari akan pentingnya penanganan masalah anak secara bersama dan terpadu. Sehingga masalah perlindungan anak dapat ditangani secara bersama-sama.

Diakui Ahmad, pada tahun lalu angka kekerasan terhadap anak dan juga ibu cukup tinggi yakni 93 kasus. Semua kasus tersebut sudah mencapai proses penyelesaian dan upaya pendampingan yang maksimal. Sehingga bisa ditindaklanjuti, dan hampir seluruhnya bisa diselesaikan dengan baik.

“Dengan adanya PATBM, upaya penyelesaian masalah kekerasan terhadap anak, kemudian upaya perlindungan anak, lalu mencegah kekerasan terhadap anak dan penanganannya bisa dilakukan dengan baik dan benar,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *