Operasi Pekat Gatarain Dimulai, Puluhan Botol Miras Disita

Kabupaten Bima, Kahaba.- Operasi Pekat Gatarin 2019 telah mulai dilaksanakan. Dari operasi tersebut, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Bima Kota tmenyita puluhan botol minuman keras jenis Sofi di Kecamatan Lambu, Minggu (28/4) sekitar pukul 13.00 Wita.

Miras yang diamankan hasil Operasi Gatarin. Foto: Ist

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Hilmi Proyoga mengatakan, berdasarkan surat perintah Nomor : Sprin / 330 / IV OPS. 1.3. / 2019 Pasal 4 ayat (1) huruf E No. 08 tahun 2010 Perda Kota Bima tentang pengawasan dan pengendalian peredaran Minuman beralkohol, pihaknya menyelidiki para penjual miras dan menyita satu jirgen isi 35 liter Sofi di rumah IB (30) asal Desa Soro Kecamatan Lambu.

“Kami juga menyita 9 botol miras jenis Sofi di rumah RH, perempuan asal Kecamatan Lambu. Kini semua barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Bima Kota ” ungkapnya, Senin (29/4).

Selain itu, Tim Opsnal Narkoba juga telah menyita 2 jerigen Sofi ukuran 30 liter dan 83 botol sofi yang sudah dikemas dalam botol sisa minuman mineral. Minuman haram tersebut disita di rumah AD (43) asal Kelurahan Raabadompu Timur Kecamatan Raba.

“Penggerebekan miras di rumah AD dilaksanakan hari Minggu (28/4) sekitar pukul 23.00 wita,” ujarnya.

Menurut Hilmi, operasi jelang bulan Ramadan itu akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 26 April 2019 hingga 9 Mei 2019. Sasaran operasi adalah meminalisir pemicu terjadinya tindak pidana. Selain miras yang jadi sasaran operasi, penyakit masyarakat lain seperti perjudian, mesum dan kriminal umum juga menjadi sasaran dalam operasi.

“ Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota,” jelasnya.

Hilmi juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing. Jauhi narkoba dan tidak mengonsumsi minuman yang beralkohol. Sebab, pengaruh minuman alkohol sangat berbahaya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *