Berbagi Jelang Ramadan, Iswara Salurkan Sambako untuk 8 Ponpes

Kota Bima, Kahaba.- Istri – Istri Wakil Rakyat (Iswara) Kota Bima menyalurkan ratusan paket sambako untuk 8 Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kota Bima. Rencananya paket sembako tersebut akan dibagikan selama 5 hari ke depan.

Iswara saat menyerahkan paket sembako di Ponpes Hamzan Wadi Kelurahan Penatoi. Foto: Ist

Ketua Iswara Kota Bima Yuliana menjelaskan, penyerahan paket sembako diawali di Ponpes Hamzan Wadi Kelurahan Penatoi, sekitar pukul 09.00 Wita. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pada Ponpes Al Ikhwan Salama.

“Tadi kita serahkan masing-masing 50 paket sembako,” sebutnya, Rabu (1/5).

Yuliana menyebutkan, bantuan paket sembako tersebut akan diserahkan ke 8 Ponpes. Masing-masing, Ponpes Hamzan Wadi, Ponpes Al Ikhwan, Ponpes Darul Hikmah, Ponpes Al Husainy, Ponpes Nurul Jihaf, Ponpes Imam Syafei’i, Ponpes Khalid Bin Walid, Ponpes Manarul Quran.

“Jumlah paket sembako sebanyak 350 paket utk 8 pondok pesantren tersebut. Penyerahannya mulai tanggal 1 Mei – 5 Mei 2019,” tuturnya.

Diakui perempuan yang menjadi Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Bima itu, kegiatan ini merupakan program yang dilaksanakan Iswara Kota Bima pada tahun 2019. Dipilih disalurkan jelang bulan ramadan, karena di Ponpes juga sangat membutuhkan sentuhan dan kepedulian dari semua pihak.

“Maksud dan tujuan kami di Iswara ingin berbagi dengan sesama. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk para santri dan santriwati dalam menjalankan ibadah puasa,” jelasnya.

Yuliana menambahkan, pada penyerahan awal di 2 ponpes, pengurus ponpes dan para santri terlihat bahagia menyambut kedatangan rombongan Iswara. Pihaknya pun berharap semoga paket sembako tersebut bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri di bulan yang penuh berkah ini.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *