PLN Maksimalkan Penanganan Listrik Selama Ramadan

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Bagian Manager Pembangkit Listrik PT PLN Persero Cabang Bima Alamsyah mengatakan, daya siap tenaga pembangkit listrik di PLN Bima sekarang mencapai 64.600 KW, sementara untuk beban puncaknya mencapai 47.599 KW.

Kepala Bagian Manager Pembangkit Listrik PT PLN Persero Cabang Bima Alamsyah. Foto: Hardi

Selama Bulan Ramadan ini, langkah antisipasi untuk pemadaman listrik kemungkinan besar akan berkurang melihat daya pasokan listrik yang terbilang  sangat besar. Ditambah dengan Daya pembangkit tambahan atau surplus sebanyak 17.000 KW.

“Sistem ini meliputi PLN Bima pada umumnya yakni UPL Bima Kota, UPL Sape, UPL Woha dan UPL Dompu, kemungkinan besar ini akan sangat membantu,” ujarnya, Kamis (10/5).

Sementara untuk pembangkit listrik kata dia, totalnya untuk 4 UPL sebanyak 48 MW, atau sekitar sepertiga. Sementara yang siap untuk dipakai mencapai 64 MW.

“Ini terbilang sangat besar dayanya, jadi akan mudah untuk diantisipasi ketika terjadi pemadaman,” bebernya.

Diakui Alamsyah, beberapa hari yang lalu pihaknya sudah melakukan persiapan penanganan listrik untuk menyambut Bulan Suci Ramadan, dengan mengarahkan sekitar 300 personil yang tersebar di 4 UPL sampai pada unit-unit kecamatan. Ini dilakukan agar dapat mengantisipasi kerusakan seperti tumbangnya pohon dan lain-lain.

Pihaknya pun sudah mengarahkan seluruh personil untuk membersihkan ranting-ranting pohon yang dapat mengakibatkan terjadi konsleting listrik yang berujung pada pemadaman.

Sementara itu, langkah pengontrolan beban puncak pembangkit listrik tetap dilakukan secara intens, tempat pengontrolannya di kantor Distribusi Control Center (DCC).

“Dari sisi pembangkit alhamdulillah masih baik, namun kendalanya masih ada pada jaringan yang disebabkan oleh pohon tumbang sehingga terjadi proteksi jaringan,” tuturnya.

Kalaupun terjadi pemadaman listrik sambungnya, itu bukan karena pemadaman terencana atau kekurangan daya divisit melainkan karena sisi jaringan. Kendati demikian, pihaknya tetap akan memamksimalkan penanganan listrik selama bulan Ramadan, sehingga terjadinya pemadaman bisa diminimalisir.

*Kahaba-07

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *