Minuman Favorit Berbuka Puasa, Kelapa Muda Laris Manis

Kota Bima, Kahaba.- Setelah seharian berpuasa, berbuka adalah waktu yang dinanti. Sejumlah menu untuk berbuka puasa menjadi incaran masyarakat. Seperti kelapa muda, menjadi sasaran utama incaran masyarakat Kota Bima.

Pedagang Kelapa Muda Ilham saat melayani pembeli. Foto: Hardi

Selain Pasar Ramadan, beberapa tempat lain juga tidak luput dari incaran masyarakat, seperti jalan lintas Soekarno – Hatta, Paruga Na’e, Jalan Kartini dan beberapa tempat lain. Pasalnya, jalur itu berubah menjadi tempat untuk menjajakan menu berbuka. Dari sekian banyak deretan, pasti saja ada penjual kelapa muda.

Ilham, penjual es kelapa muda asal Kelurahan Rabadompu mengaku minat masyarakat membeli es kelapa muda dan kelapa beberapa hari ini ramai. Harganya tergolong murah yakni Rp 10 ribu per porsi, juga menjadi incaran pembeli.

“Sejak hari pertama puasa sampai saat ini, alhamdulillah masyarakat masih tetap membeli es kelapa muda saya,” ujar Ilham, Sabtu (11/5).

Ia mengaku, kelapa yang dijualnya biasa diambil Desa Panda Kabupaten Bima sebagai langganan tetap. Pada bulan puasa ini harga kelapa muda sebesar Rp 9.500, sementara di hari biasa hanya Rp 7.000 per kelapa.

“Kalau keuntungannya tidak menentu. Kadang habis dan kadang pula ada sisa. Hitungan keuntungan tergantung isi kelapa, kalau tipis bisa satu mangkok, sementara kalau tebal bisa 2-3 mangkok,” ungkapnya pria yang menjual di sekitar jalan lintas Kartini Kelurahan Pane Kota Bima itu.

Diakuinya, ketika pengunjung ramai, jumlah kelapa yang laku juga bisa mencapai 30-50 kelapa per hari. Tetapi kalau sepi paling 10-20 per hari.

“Di Bulan Ramadan keuntungan per hari bisa sampai Rp 200.000, bahkan lebih atau bisa berkurang, tergantung ramai pengunjung,” tukasnya.

Hal itu dibenarkan oleh seorang pembeli bernama Dian, ia mangaku berbuka puasa dengan es kelapa muda sangat menyegarkan dan tidak mudah bosan.

“Es Kelapa disini sangat enak, tidak terlalu manis, kayak rasa asli gitu. Jadi bagus buat dikonsumsi,” ungkapnya.

*Kahaba-07

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *