9 Sapi Warga Sanolo Yang Mati Diduga Keracunan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Berdasarkan hasil analisa gejala yang dirasakan oleh 9 ekor sapi milik warga Desa Sanolo Kecamatan yang mati mendadak, Kamis (16/5) kemarin, kuat dugaan karena keracunan. (Baca. 9 Ekor Sapi Warga Sanolo Mati Mendadak)

UPT Peternakan Bolo Amran. Foto: Yadien

Kepala UPTD Peternakan Kecamatan Bolo Amran mengatakan, sesaat setelah mendapat laporan ada 9 ekor sapi warga Desa Sanolo meninggal mendadak, pihaknya bersama Polsek Bolo langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan.

“Kemarin kami langsung turun cek di lapangan,” ujarnya, Sabtu (18/5).

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, sementara diduga kematian 9 sapi tersebut karena keracunan. Kendati demikian, pihaknya masih harus menunggu hasil uji laboratorium untuk keputusan yang pasti.

“Itu hanya dugaan. Yang pasti kita dunggu dulu hasil laboratorium,” katanya.

Dia bersama tim dokter hewan waktu itu, sudah mengambil sampel dari bangkai sapi yang telah meninggal untuk kepentingan uji laboratorium.

“Kami sudah ambil sampel hati dan paru-parunya kemarin,” tuturnya.

Sementara untuk mengetahui hasil uji laboratorium tersebut kata dia, dibutuhkan waktu selama seminggu. Menggingat laboratorium uji hanya ada di Surabaya.

“Yang di mataram sudah tidak berfungsi. Kami kirim ke Surabaya,” ungkapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *