SD Integral Luqman AL Hakim Lepas 20 Santri, Usman Kadir: Mereka Generasi Emas dan Berakhlak

Kota Bima, Kahaba.- SD Intgeral Luqman AL Hakim Kota Bima menggelar acara wisuda santri dan santriwati angkatan ke-VII, di halaman sekolah setempat, Sabtu (25/5). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dinas Dikbud Kota Bima dan walimurid.

Proses wisuda santri SD Integral Luqman AL Hakim. Foto: Eric

Acara dimaksud juga diisi dengan aksi pertunjukan dan unjuk kebolehan, seperti pembacaan ayat suci Al Quran dan sari tilawah, menghafal doa dan surat pendek, pantomim, karate cilik dan sejumlah penampilan lain.

Ketua Yayasan Nurul Jadid Hidayatullah Supriyanto menyampaikan rasa terimakasih kepada orangtua dan bangga atas keberhasilan siswa yang telah menyelesaikan seluruh program studi umum dan juga agama selama 6 tahun.

“Alhamdulillah semua proses pembinaan pendidikan telah kami sampaikan kepada santi, selanjutnya kami menyerahkan kembali kepada orang tua untuk melanjutkan lagi pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.

Supriyanto meminta kepada walimurid, setelah putra dan putrinya lulus, program pendidikan keilmuan dan keagamaan dilanjutkan pada bidang yang sama. Contohnya seperti Madrasyah, meskipun yang umum juga tidak apa-apa.

“Dengan jurusan bidang agama, tentu akan memudahkan siswa-siswi yang telah tamat bisa terus mengingat bacaan dan hafalan, bahkan bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Selama 7 angkatan siswa yang diwisuda, pihaknya tidak pernah menambah kuota jumlah siswa setiap kelas. Ini dilakukan, agar seluruh materi pelajar yang disampaikan guru bisa diserap dengan baik.

“Inshaa Allah walimurid bisa percaya kepada guru mengajar kami, karena hasilnya bisa dilihat sekarang. Siswa mampu membaca dan menghafal Al Quran,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala SD Integral Luqman Al Hakim Usman Kadir menambahkan, para santri dan santriwati yang diwisuda merupakan generasi emas dengan akhlak yang baik.

“Kami katakan emas dan berakhlak, karena bisa dilihat dari output hari ini. Seluruh siswa mampu membaca, menulis dan menghafal Al Quran dengan baik. Kami pun meminta kepada orangtua murid untuk mampu menjaga dan terus mendidiknya di lingkungan keluarga,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *