Penemuan Mayat Seorang Mualaf Gegerkan Warga Muku

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Dusun Muku Desa Sanolo Kecamatan Bolo digegerkan oleh penemuan mayat di Perbatasan Woha Muku, Senin (3/6) seoitar pukul 13.30 Wita. Mayat diketahui bernama Muhammad (59) warga Desa Pandai Kecamatan Woha.

Jasad seorang mualaf ditemukan di Desa Muku. Foto: Ist

Kapolsek Bolo IPDA Nurdin mengatakan, korban meninggal diduga karena kecelakaan tunggal. Korban yang baru saja pulang mengemis di Pasar Sila, lalu tepat di TKP korban jatuh ke dalam sungai kecil di sebelah kanan jalan.

“Korban merupakan mualaf yang berasal dari Sumba Barat,” ujarnya.

Kata dia, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintasi jalan tersebut setelah korban lama terjatuh. Korban berada tidak jauh dari motor miliknya.

“Setelah di cek, korban sudah tidak bernyawa,” katanya.

Mendapat informasi tersebut kata Nurdin, polisi langsung mendatangi TKP dan membawa korban ke RSUD Sondosia untuk divisum.

“Korban mengalami luka lecet pada bibir atas, luka memar di mata kanan dan kiri, serta luka celet di bawah leher,” ungkapnya.

Setelah itu lanjut dia, polisi menghubungi istri korban Fatimah untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban. Namun Fatimah menolak dan mengikhlaskan kematian korban karena kecelakaan tunggal.

“Pihak keluarga sudah membuat surat penyataan menolak diotopsi yanh diketahui oleh Kepala Desa Pandai,” tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan Fatimah, korban berangkat dari rumah menggubakan motor hendak menuju Pasar Sila untuk mengemis. Korban diduga mengalami kecelakaan setelah betolak dari Pasar Sila.

“Jasad korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *