ATM BNI Bermasalah, Uang Nasabah Raib

Kabupaten Bima, Kahaba.- Mesin ATM BNI yang berlokasi di Kantor Telkom Bolo bermasalah. Pasalnya, puluhan juta uang milik sejumlah nasabah yang hendak menarik uang harus raib karena mesin ATM tersebut tidak bisa memproses penarikan seperti biasa. Akibatnya puluhan nasabah mendatangi Kantor BNI Cabang Bolo untuk mengadu.

Nasabah yang sedang memberikan pengaduan di BNI Cabang Bolo. Foto: Yadien

“Saya komplain masalah transaksi di mesin ATM BNI di Kantor Telkom Bolo. Saat menarik uang, transaksinya sukses tapi uang tidak keluar. Setelah dicek saldo tabungan, ternyata uang kita berkurang,” ujar A Hamid warga Desa Monggo Kecamatan Madapangga, di Kantor BNI Cabang Bolo, Senin (10/6).

Ia menceritakan, hari Jum’at (7/6) lalu, dia menarik uang di mesin ATM tersebut sebanyak Rp 5 juta. Saat penarikan pertama, dia menarik uang sebesar Rp 2 juta setengah, setelah itu muncul perintah di monitor untuk menunggu proses transaksi sedang diproses. Namun uang tidak kunjung keluar. Lalu dia kembali melakukan penarikan dengan nominal yang sama. Dan ternyata uangnya tetap tidak keluar.

“Jumlah uang saya yang raib sebanyak 5 juta,” katanya.

Ia menyesalkan kerusakan mesin ATM tersebut, apalagi di bagian pintu mesin ATM tidak ditempel pemberitahuan.

“BNI harus memberikan pelayanan dengan baik. Jangan mengabaikan kebutuhan nasabah,” tuntutnya.

Nasabah lain, Susanti warga Desa Mpuri Kecamatan Madapangga juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengaku menarik uang di ATM tersebut dan tidak berhasil membawa pulang uang yang dibutuhkan.

“Saya tarik uang sebesar Rp 600 ribu. Transaksi berhasil tapi uang tidak keluar,” ucap Santi.

Selain, banyak nasabah lain saat itu yang keluhkan tidak berhasil manarik uang di mesin ATM, sehingga mereka harus bersabar pulang dengan tangan kosong.

Sementara itu, warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Azis mengaku kecewa dengan kejadian itu. Ia juga menarik uang sebesar Rp 500 ribu di ATM tersebut, namun tidak berhasil. Ironisnya, karena terus mencoba uang dalam tabungannya ludes hingga jutaan rupiah.

“Karena saya coba terus, saldo saya hilang hingga jutaan rupiah,” ungkapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. AbilL

    Keren banget ini berita….
    Heboh banget bahasanya “Uang Nasabah Raib” KEREN….
    Mohon maaf sblmnya, disini saya tidak ada membela atau menyalahkan.
    Setau saya, sepanjang kita punya bukti transaksi insya Allah akan ada jln keluarnya, tinggal dilaporkan saja ke BNI terdekat, kalau memang secara system terbukti uang tidak keluar pasti akan di reversal (di kembalikan). Dan sekalipun tidak ada Bukti transaksi, kita masih bisa kok laporkan ke BNI jika memang merasa uang tidak keluar, disana pasti akan di bantu sampai tuntas… jd mari budayakan bahasa yang baik dan benar serta mematuhi prosedur yang telah di tentukan…. jika ada mslh, ya lapor sessuai prosedur.

    Semoga nasabah secepatnya mendapat info yg pasti dari pihak BNI.
    Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *