IRT Diamankan Karena Punya 14 Poket Sabu-Sabu bersama Senjata Rakitan

Kabupaten Bima, Kahaba.- SW (32) Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Tolouwi Kecamatan Monta harus diamankan Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bima, Kamis (13/6) sekitar pukul 12.00 Wita. Dia ditangkap karena diduga sebagai pengedar narkoba dan memiliki 14 poket sabu-sabu.

Ilustrasi

Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi menyampaikan, informasi yang didapat, di rumah terduga pelaku sering dijadikan tempat transaksi jual beli narkoba.

Selain kiprahnya merusak masa depan generasi bangsa, perilaku SW juga meresahkan warga sekitar. Sehingga Tim Opsnal bertindak cepat dan mengamankan terduga pelaku dengan 14 poket sabu-sabu.

“Penggerebekan terduga pelaku disaksikan oleh RT dan tokoh masyarakat setempat,” ungkapnya.

Kata Hanafi, selain mengamankan 14 poket sabu-sabu itu, tim juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan dan alat hisap sabu. Proses penanganan SE berjalan lancar tanpa menuai hambatan. Kini terduga pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Polres Bima untuk penyidikan lebih lanjut.

“Kami masih mendalami asal barang yang dimiliki SE untuk proses pengembangan,” ujarnya

Sesuai arahan Kapolres Bima lanjut Hanafi, masyarakat diminta untuk tidak terlibat dalam lingkaran para sindikat narkoba. Masyarakat juga diminta tetap membantu polisi untuk memberantas peredaran segala jenis narkoba dan minuman keras. Karena itu akan mengancam masa depan generasi bangsa dan mengancam Kabtibmas.

“Kami sangat berterima kasih pada masyarakat yang sudah menanti kami untuk memberikan informasi tentang adanya transaksi narkoba,” ucapnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Julk sambura

    Ass.. bisa ndak KAHABA angkat berita tentang anak bayi yg baru lahir keluar ususx sekarang lagi operasi ke mataram. Alamatx kel.penaraga Putra dari Bapak Al Harun (Dayun Tv. KABEL) di RT 07 RW 03 Kel. Penaraga..
    Masalahx : mereka keluarga tidak mampu
    BPjS diharapkan ndak bisa keluar krn BPJS ibux salah NIK. Mungkin KAHABA bisa bantu publiks untuk minta bantuan kpd saudara2 kita yg memiliki rezeki lebih..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *