Stok Vaksin Gigitan Anjing Gila di PKM Bolo Habis

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pasca penanganan medis 3 warga Kecamatan Bolo yang digigit anjing gila, Minggu (16/6) kemarin, stok obat vaksin di Puskesmas Bolo habis. (Baca. 3 Warga Bolo Digigit Anjing dan Dikhawatirkan Terjangkit Rabies)

Kepala Puskesmas Bolo, Nurjanah. Foto Yadin.

Kepala Puskesmas Bolo Nurjanah yang ditemui, Senin (17/6) mengatakan, karena stok vaksin telah habis, pihaknya telah melaporkan hal itu kepada Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima. Dan telah ditanggapi oleh Dikes dengan langsung memberikan vaksin sebanyak 15 vial. (Baca. Digigit Anjing Gila, Kondisi Husnul Mulai Membaik)

“Alhamdulillah sekarang vaksin sudah tersedia,” ujarnya.

Kemudian kata dia,  pasca adanya korban gigit anjing, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Bolo dan KUPT Peternakan agar anjing, kera dan kucing di kecamatan setempat dikarantina dan divaksin.

“UPTD Peternakan juga akan melakukan eliminasi dan berkolaborasi dengan unsur keamanan nanti,” jelasnya.

Ini kata Nurjanah, perlu dilakukan agar mata rantai penularan anjing gila bisa putus dan jangan sampai ada korban lagi.

Sementara untuk 3 orang korban yang digigit kemarin lanjutnya, sudah diberikan penanganan secara medis dan suntik vaksin tahap pertama. Selanjutnya akan disuntik tahap kedua pada hari ke 7 dan tahap ketiga pada hari ke 21.

“Karena penanganannya akan dilakukan 3 tahap,” bebernya.

Ia mengimbau kepada korban gigit anjijg agar tidak khawatir. Karena sudah ditangani dan diobati secara baik sesuai dengan prosedur.

“Kalau sudah ditangani maka tidak perlu khawatir,” imbaunya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *