Dicopet di Kapal dan Nyaris Tidak Bisa Pulang, Dewi Dibantu KMKB Makassar

Kota Bima, Kahaba.- Niat Dewi pulang ke kampung halaman setelah merantau di Kalimantan seketika sirna. Pasalnya, saat berada di kapal dari Kalimantan menuju pelabuhan Makassar, dompet warga Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima tersebut raib bersama HP, uang sebanyak 3 juta bersama cincin emas karena dicopet. Dewi menyadari itu saat Kapal bersandar di Pelabuhan Makassar, Senin (18/)sekitar pukul 23.45 Wita.

Dewi warga Kumbe Kota Bima Dicopet dan dibantu KMKB Makassar. Foto: Ist

Dewi yang dihubungi menceritakan, setelah mengetahui jika dompet, HP, emas dan uang miliknya dicopet, ia mulai gelisah dan takut. Pasalnya, tiket kapal dari Makassar menuju Bima belum ia beli, sementara uang dan barang berharga miliknya raib.

“Semua barang berharga saya dicopet. Saya tidak punya apa-apa lagi,” ujarnya.

Sepanjang malam hingga pagi dia hanya menangis di pinggir jalan di areal pelabuhan Makassar. Hingga anak-anak Kesatuan Mahasiswa Kota Bima- Makassar. (KMKB-Makassar) melihatnya dan membantu.

“Alhamdulillah saya bertemu para mahasiswa Bima di sini yang mau membantu,” katanya.

Kesatuan KMKB-Makassar Muhammad Mar’in mengatakan, Dewi menangis di Pelabuhan Makassar dilihat banyak orang. Bahkan banyak di antaranya yang memotret Dewi lalu mengabarkan ke group-group orang Bima. KMKB-Makassar yang mengetahui informasi tersebut dengan sigap dan cepat mencari tahu keberadaan Dewi untuk dibantu.

“Setelah kami cari, ibu Dewi kami temukan dan dijemput sekitar pukul 11.30 Wita,” tuturnya.

Kata dia, saat ini Dewi tinggal bersama seorang mahasiswi asal Kota Bima Ipha Baharudin yang sedang kuliah di Unhas sampai beberapa hari kedepan, sambil menunggu keberangkatan kapal.

“Ibu Dewi sementara tinggal di kos anak-anak KMKB,” katanya.

Setelah itu, Dewi akan pulang ke Bima pada hari Kamis mendatang dengan menggunakan kapal KM Wilis, sesuai tiket yang telah dibelikan anak-anak KMKB dari hasil mengumpulkan uang dan bantuan dari salah seorang tentara.

“Semoga ibu Dewi bisa cek ini di pelabuhan nanti karena KTP dia sudah hilang juga,” harapnya.

Untuk itu ia meminta pihak keluarga Dewi yang ada di Kota Bima agar menjemput Dewi di Pelabuhan Bima pada hari Jumat nanti.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *