Pemdes Sanolo Belum Evaluasi RAPBDes, FMDS Audiensi dengan BPD

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Front Masyarakat Desa Sanolo (FMDS) menggelar audiensi dengan BPD setempat, Senin (24/6). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meminta penjelasan kepada BPD mengapa evaluasi rancangan APBDes desa setempat belum juga dilakukan. Padahal desa-desa lain di Kecamatan Bolo sudah melakukannya.

Audiensi FMDS bersama BPD dan Pemdes Sanolo. Foto Yadien. Foto: Yadien

“Kami heran. Kenapa belum juga lakukan evaluasi rancangan APBDes sampai hari ini,” tanya Koordinator audiensin Muhammad Khairuddin.

Kata dia, karena tidak dikakukan evaluasi rancangan APBDes, otomatis pemerintah desa setempat tidak akan bisa mengajukan pencairan dana desa tahap pertama tahun 2019.

“Sudah banyak desa yang mencairkan dana tahap pertama. Sementara desa kami belum juga evalusia APBDes,” katanya.

Kondisi ini tentu akan merugikan pemerintah desa, terutama masyarakar sebagai penerima manfaat dari program dana desa. Karena bisa dipastikan, jika dana desa tidak cair maka program pembangunan tahun ini tidak bisa direalisasikan.

“Ujung-ujungnya masyarakat yang rugi,” ketusnya.

Ia berharap, BPD harus bisa menjelaskan duduk persoalan sehingga evaluasi rancangan APBDes belum dilakukan hingga sekarang.

Wakil BPD Sanolo Muhammad Golo mengatakan, pihaknya belum bisa mengevaluasi rancangan APBDes tahun 2019 karena ada sejumlah program pembangunan tahun 2018 yang menjadi temuan.

“Ada masalah yang kami temukan pada realisasi program tahun 2018,” ungkapnya.

Terkait hal itu, pihaknya mendorong pemerintah desa setempat untuk segera menyampaikan LKPJ tahun 2018, sehingga bisa fokus pada rencana program 2019.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *