Solud NTB Gelar Sekar Desa di Dadibou

Kabupaten Bima, Kahaba.- Solud NTB sebagai Simpul Jaringan Seknas Fitra Indonesia dan Kompak Indonesia yang didanai D-FAT Australia, menggelar Sekolah Anggaran Desa (Sekar Desa) melalui Program Desa Melek Anggaran untuk Pembangunan Desa yang Inklusif dan Responsif Gender di aula Kantor Desa Dadibou Kecamatan Woha, Senin (24/6).

Kegiatan Sekar di Desa Dadibou. Foto: Yadien

Koordinator Kabupaten Bima M Qadafi mengatakan, Sekar Desa yang diadakan di Desa Dadibou Kecamatan Woha tersebut dimulai dengan kegiatan pembelajaran Pokok Bahasan Pertama, yang membahas tentang Implementasi Undang-Undang Desa berdasarkan Konsep Desa Membangun dan Membangun Desa, Regulasi turunan UU Desa, Azas Pengaturan Desa, dan Kewenangan Desa.

“Topik utamanya yakni memotret point-point substansi UU Desa dan regulasi turunannya yang sudah dipraktekan maupun yang belum dipraktekan oleh desa,” ujarnya.

Kata dia, hal tersebut dipandang penting, mengingat begitu banyak regulasi turunan UU desa yang telah diterbitkan oleh 3 Kementerian yakni Kementerian Desa PDTT, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Ia menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman tentang semangat dan substansi UU desa secara baik, mendorong masyarakat untuk mampu mengidentifikasi praktik-praktik baik dan perubahan yang terjadi di desa berdasarkan konsep desa membangun dan membangun desa, UU desa dan regulasi turunannya, azas pengaturan desa, dan kewenangan desa.

“Dan untuk menumbuhkan semangat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa,” jelasnya.

Qadafi melanjutkan, kegiatan tersebut memiliki 6 pokok bahasan yang akan dilaksanakan sampai Bulan Desember 2019. Di sela-sela kegiatan akan diisi dengan pekan pengaduan, musyawarah penyelesaian pengaduan dan ponferensi pers praktik baik dalam bentuk talk show di Tingkat Kabupaten.

Dibeberkannya, hal yang menarik pada kegiatan tersebut yakni adanya keterlibatan masyarakat penyandang disabilitas sebagai peserta kegiatan disamping Pemerintah Desa, Pengurus BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

“Bahkan mereka siap untuk ikut terlibat dalan kegiatakn berikutnya jika diundang,” bebernya.

Anggota BPD Dadibou Juraidah mengatakan, sangat senang mengikuti kegiatan sekar desa tersebut. Pasalnya, ia bisa terus belajar dan menambah pengetahuan sebagai bekal untuk mempersiapkan kegiatan menerima pengaduan masyarakat dan bagaimana penyelesaian pengaduan tersebut dan sebagai persiapan mengadakan musyarawarah dusun dan desa.

“Kami sangat senang. Ada banyak pengetahuan yang bisa kami dapat,” ujarnya.

Ia menyampaikan terimakasih kepada Solud yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut di desa setempat.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *