Pasca Putusan, Rumah Ketua MK di Bolo Dijaga Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pasca pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Kamis (27/6) kemarin. rumah Ketua MK Anwar Usman di Desa Rasabou Kecamatan Bolo dijaga polisi.

Polisi saat berjaga-jaga di luar rumah ketua MK di Desa Rasabou. Foto Ist

Kapolsek Bolo IPDA Nurdin mengatakan, sekitar pukul 22.30 Wita pihaknya tiba di rumah Ketua MK. Setelah itu, memeriksa keadaan di luar rumah tersebut.

“Rumah Ketua MK dalam keadaan kosong dan tergembok. Pagar juga digembok dari dalam,” ujarnya.

Kata dia, ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya respon negatif dari masyarakat yang merasa kecewa dengan hasil keputusan MK. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan ada oknum yang tidak bertanggungjawab melakukan pengerusakan kediaman Ketua MK.

“Sebagai upaya antisipasi saja. Kami  tetap melakukan monitoring dan patroli di wilayah hukum Polsek Bolo,” katanya.

Agar keadaan rumah Ketua MK dipastikan aman, sekitar pukul 23.00 Wita, dirinya bersama anggota kembali memeriksa.

“Kami meninggalkan rumah Ketua MK setelah memastikan keadaan benar-benar aman,” tuturnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *