Warga Keluhkan Sejumlah Persoalan di Rusunawa

Kota Bima, Kahaba.- Penghuni Rusunawa mengeluhkan muncul sejumlah persoalan di tempat tersebut. Seperti, dugaan ada manipulasi data penghuni, serta munculnya surat penyataan terkait iuran yang dikeluarkan oleh Dinas Perkim.

Erwin dan Roni, penghuni Rusunawa. Foto: Bin

Erwin dan Roni, warga Rusunawa menjelaskan,
saat ini pihaknya dihadapkan dengan persoalan tentang data penghuni yang telah dimanipulasi. Kemudian penetapan iuran yang tidak disepakati dengan penghuni bangunan tersebut.

“Janji pemerintah awalnya apapun nanti akan dibicarakan dengan penghuni. Sementara soal data penghuni dan penetapan iuran, belum ada pertemuan dan kesepakatan dengan warga,” sorotnya, kemarin di Kantor Pemkot Bima.

Terlihat masalah ini, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kota Bima melalui dinas terkait agar bisa membicarakan berlebih dahulu dengan penghuni Rusunawa, terhadap semua yang diberlakukan di tempat tersebut.

“Kita hanya ingin dibicarakan, biar kami juga tahu,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Perumahan Rakyat Dinas Perkim Kota Bima Abdul Haris menjelaskan, sejak dibekukannya UPT Rusunawa, secara otomatis penanganannya oleh Dinas Perkim melalui Bidang Perumahan Rakyat.

Mengenai manipulasi data penghuni, Haris membantahnya. Karena pihaknya baru melakukan verifikasi dan evaluasi penghuni Rusunawa.

“Apa yang dimanipulasi, sementara baru dilakukan verifikasi dan evaluasi penghuni rusunawa, belum ada penetapan,” tegasnya, Selasa (2/7).

Mengenai surat penetapan iuran kata Haris, surat itu memang sudah ada berdasarkan SK Walikota Bima Nomor 628 Tahun 2017, yang ditandatangi oleh Mantan Walikota Bima HM Qurais. Dan sampai saat ini, semenjak dirinya menjabat di bidang tersebut, belum dilakukan penarikan iuran.

“Mau tarik iuran bagaimana, sementara kita baru mendata,” jelasnya.

Saat ini pun, pihaknya masih fokus untuk menangani urusan sampah, pompa air dan sejumlah fasilitas penting yang harus ditangani.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *