Rancangan Akhir RKPD Kota Bima 2020 Dievaluasi Pemprov NTB

Kota Bima, Kahaba.- Tim Bappeda dan Litbang Kota Bima didampingi perwakilan Inspektorat mengikuti evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020, Rabu (4/7).

Evaluasi Rancangan Akhir RKPD Kota Bima 2020 oleh Pemprov NTB. Foto: Ist

Tim evaluasi Provinsi NTB dipimpin Kabid Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Perencanaan Pembangunan Bappeda Provinsi NTB Muhammad Riadi, sementara tim Bappeda Kota Bima dipimpin oleh Sekretaris Bappeda dan Litbang H Tafsir.

“Kami telah menjadwalkan seluruh kabupaten dan kota di NTB untuk mengikuti evalusi RKPD 2020 selama 1 pekan ke depan. Ini dimaksudkan agar tercipta keselarasan program kerja provinsi dan kota kabupaten”, kata Muhammad Riadi.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa perencanaan pembangunan daerah disusun secara berjangka meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Dijelaskannya, RKPD merupakan dokumen perencanaan tahunan sebagai implementasi dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), dan juga mengacu pada Rencana Kerja Pembangunan (RKP) yang memuat Rancangan Kerangka Ekonomi Daerah, Prioritas Pembangunan Daerah, Rencana Kerja dan pendanaannya, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

“Sebagai suatu dokumen resmi Pemerintah Daerah, RKPD mempunyai kedudukan yang strategis, yaitu menjembatani Perencanaan Strategis Jangka Menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan,” paparnya.

Ada beberapa hal yang menjadi penekanan evaluasi tim Bappeda Provinsi NTB, antara lain menyangkut konsistensi RKPD Kota Bima tahun 2020 dengan RPJMD Kota Bima 2019-2023.

Selain itu, Pemerintah Kota/Kabupaten juga diharapkan mensinergikan program kerja tahun 2020 dengan program prioritas Gubernur NTB, antara lain Zero Waste, NTB Care, dan penanganan stunting.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Sandi

    Tidak usah berbohong kemanan dana kelurahan dgn angka 14 miliar itu udah di alihkan kemana. Perencanaan Bappeda wkk sekarang kewalahan mau cepat2 perubahan biar comot sama sini ya wkkk kasihan udah kelihatan ini kota hancur wkkk semua tunggu saatx mas….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *