Dana LP Tidak Kunjung Cair, Pol PP Kota Bima Meradang

Kota Bima, Kahaba.- Hingga saat ini uang Lauk Pauk (LP) di Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima belum dibayarkan oleh bendahara setempat. Tentu saja itu membuat ratusan anggota pada dinas setempat meradang.

Sekda Provinsi NTB saat memeriksa pasukan Pol PP pada upacara HUT Pol PP ke-69. Foto: Ist

Anggota Pol PP Kota Bima HA kepada media ini mengatakan, seharusnya uang LP tersebut dibayarkan pada akhir bulan Juni kemarin, namun hingga saaat ini uang tersebut tidak kunjung diterima.

“Berdasarkan aturan, uang LP dibayarkan pada tanggal 25 sampai 27 setiap bulan. Tapi bulan Juni kemarin sampai sekarang belum dibayarkan,” ujarnya Rabu (10/7).

HA menjelaskan, uang LP yang harus diterima oleh pegawai sekitar Rp 800 ribu, sedangkan jumlah anggota di Dinas Pol PP dan Damkar baik yang ASN serta honorer mencapai 300 lebih. Sehingga dapat dijumlahkan sekitar total uangnya sebanyak Rp 240 juta.

“Jangan-jangan uang sebanyak itu hanya diambil bunganya saja, dan masuk ke kantong pribadi oknum pejabat,” tudingnya.

HA menegaskan, jika keadaan tersebut terus dibiarkan, maka dapat dipastikan kinerja pejabat Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima tidak becus dalam menjalankan tugas. Karena tidak memikirkan nasib pegawai, yang sangat membutuhkan uang LP tersebut.

“Pergantian kepala dinas ternyata tidak membawa pengaruh yang signifikan. Justeru masalah sampai saat ini belum terselesaikan, termasuk dana ratusan juta untuk pengadaan seragam. Sehingga berpengaruh terhadap kondisi pegawai yang semakin hari menderita,” bebernya.

Sekretaris Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima H Supardin yang dimintai tanggapan enggan berkomentar jauh. Menurutnya hal itu bisa ditanyakan langsung kepada Sekda selaku Plt kepala dinas.

“Uang lauk pauk itu masih dalam proses, bukan tidak dibayarkan. Tapi yang terpenting, gaji pegawai tetap dibayarkan setiap bulan,” singkatnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pol PP H Mukhtar Landa yang dimintai tanggapan via telefon dan pesan singkat (sms) belum belum berhasil dikonfirmasi.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *