Diduga Pelaku Video Mesum, Siswi SMK Terancam DO

Kota Bima, Kahaba.- Dunia pendidikan di Kota Bima kembali tercoreng setelah sebuah video mesum yang diduga melibatkan siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Bima beredar. Mawar (bukan nama sebenarnya), siswi yang diduga pelaku adegan dewasa dalam video berdurasi 4 menit 11 detik itu pun telah diskorsing sejak Senin (5/11/2012) dan terancam dikeluarkan oleh pihak sekolahnya.

Ilustrasi

Pihak  SMKN 1 Kota Bima yang diwakili oleh Kepala Sekolah, Mukhtar, S.Pd, M.Si, kepada Kahaba, tidak menampik adanya berita tersebut. Bahkan menurutnya, jauh sebelum informasi ini beredar, pihak sekolah telah memanggil Mawar  yang disebut-sebut terlibat dalam film mesum itu. Dipastikan oleh Mukhtar, sang siswi telah mengakui perbuatannya. “Berdasarkan hasil introgasi salah seorang guru, Mawar mengakui bahwa dirinyalah yang terekam dalam video itu, namun ia menyangkal telah berbuat intim dengan pacarnya,” ujarnya saat ditemui Kahaba di ruangannya, Senin (5/11/2012).

Atas pengakuan tersebut, SMKN 1 Kota Bima menjatuhkan sanksi skorsing selama satu minggu terhitung sejak Senin ini kepada Mawar. Diungkapkan Mukhtar, bentuk hukuman itu bisa saja akan berujung pada pemecatan atau DO (Dropp Out) kepada Mawar sebagai siswi di sekolah itu. “Apabila dalam proses pemeriksaan membuktikan kebenaran tuduhan tersebut dan jika dirasakan telah mencoreng nama baik sekolah, Mawar terancam di keluarkan,” tegas Mukhtar.

Sebagai Kepala Sekolah, tentunya Mukhtar sangat menyayangkan hal ini terjadi di sekolahnya. Untuk kasus Mawar, pihak sekolah telah memanggil orang tua siswi yang di Lingkungan Sumbawa Kelurahan Tanjung. Kepada Paman dan Saudara Mawar yang mewakili keluarga, Kamis (1/11/2012) pekan lalu, pihaknya menyampaikan tentang masalah yang berkaitan dengan Mawar.

Lanjut Mukhtar, pihaknya juga masih berupaya menelusuri siapa pihak yang telah menyebarkan adegan video amoral itu di lingkungan sekolah. Selain menggelar pembinaan Imtaq, pihak sekolah pun disebutkannya langsung menggelar rajia telepon genggam siswa yang diduga menyimpan video itu. “Setelah dirazia, tak satupun HP siswa yang menyimpan file itu. Kemungkinan sudah dihapus,” duganya.

Di tempat berbeda, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima Drs. Suryadin, MPd yang ditemui mengaku sudah mendengar adanya informasi video mesum siswi SMKN 1 Kota Bima. “Kami sudah dengar infonya, Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Bima juga sudah kami panggil,” ujarnya. [BS]

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *