Kemenag Kota Bima Pilih Penyuluh Agama PNS dan Non PNS

Kota Bima, Kahaba.- Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima melalui Sesi Bimas Islam menggelar pemilihan penyuluh agama teladan PNS dan Non PNS, Sabtu (13/7) di Hotel Permata. Kegiatan itu dihadiri Kepala Kemenag Kota Bima H Abdul Munir, Kasi Bimas H Eka Iskandar Z, Ketua Pokjaluh Ustad Mustafa dan puluhan peserta penyuluh agama.

Kegiatan pemilihan Agama PNS dan Non PNS yang digelar Kemenag Kota Bima. Foto: Ist

Ketua panitia kegiatan H Eka Iskandar Z menyampaikan, tujuan pemilihan ini untuk menyeleksi penyuluh agama di Kota Bima, kemudian dintenukan 1 orang untuk mewakili Kota Bima pada lomba penyuluh agama teladan tingkat Provinsi NTB.

“Yang terpilih nanti akan mewakili Kota Bima untuk mengikuti pemilihan yang sma di Hotel Grand Madani Mataram mulai tanggal 18-20 Juli mendatang,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kota Bima H Abdul Munir mengungkapkan, kegiatan penyuluh agama ini berat dan berkah, karena melaksanakan tugas keumatan di samping melaksanakan fungsi sebagai penyuluh Agama Islam.

“Penyuluh agama merupakan ujung tombak Kemenag untuk  memberikan bimbingan serta arahan kepada masyarakat,” tegasnya.

Munir pun meminta kepada para penyuluh untuk melengkapi kemampuan dengan menguasai ITE dan beberapa regulasi aturan pemerintah yang berkaitan langsung hajat hidup masyarakat, selain melaksanakan tugas dakwah.

Munir mengakui, pada tahun 2016 lalu Kemenag Kota Bima pernah mengirim peserta pada lomba yang sama tingkat Provinsi NTB dan berhasil meraih juara I dan juara II tingkat nasional.

“Mudah-mudahan tahun ini perwakilan Kemenag Kota Bima bisa menjadi peserta terbaik dan bisa mewakili Provinsi NTB di tingkat Nasional,” harapnya.

Ia menambahkan, setelah proses dan tahapan seleksi dilakukan. Ustadz Hendra menjadi yang terbaik dan mewakili Kota Bima pada ajang yang sama tingkat Provinsi NTB pekan depan.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *