Banyak Kelurahan Belum Terlayani, DLH Butuh Lebih Banyak Armada Sampah

Kota Bima, Kahaba.- Sampah masih menjadi persoalan pelik yang tak kunjung bisa diselesaikan dengan maksimal. Sejumlah tempat di Kota Bima pun masih dijumpai tumpukan sampah yang dibuang sembarang oleh warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima H Alwi Yasin. Foto: Bin

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima H Alwi Yasin mengakui jika sampah menjadi masalah rumit yang perlu penanganan maksimal. Apalagi ditambah dengan jumlah armada saat ini yang tidak memadai, untuk mengurus sampah yang tersebar di semua kelurahan.

Dalam Dokumen Kebijakan Strategis Daerah (Jastrada) jelas Alwi, untuk penanganan sampah pihaknya berupaya mencapai penanganan sebanyak 80 persen. Sementara yang mampu direalisasikan ternyata hanya 40 persen. Masih ada 40 persen yang masih belum dicapai, salah satunya karena masih banyak kelurahan yang belum didukung dengan armada yang memadai.

“Masalahnya adalah, ternyata target kita setiap tahun untuk meningkatkan pelayanan sampah itu sebanyak 2 persen. Namun setelah kita lihat setiap hari, bulan dan tahun pertumbuhan sampah itu sebanyak 4 persen. Artinya target kinerja sebanyak 2 persen, pertumbuhan sampah justru sebanyak 4 persen, jadi jangan heran sampah ada dimana – mana,” urainya, saat ditemui di ruangannya, Senin (15/7).

Menurut Alwi, meski pihaknya tingkatkan kinerja dengan berusaha mengurangi 2 persen, tapi pertumbuhannya malah bertambah sebanyak 4 persen. Jadi, satu-satunya jalan yakni dengan melakukan peningkatan sarana prasarana dan perluasan jangkauan. Sementara jumlah armada saat ini belum mencukupi untuk melakukan itu.

“Armada kita hanya 19 unit. Jadi kita membutuhkan lagi sebanyak 8 armada dan 6 amrol, kontainer juga haru ditambah,” ungkapnya.

Masalah lain yang dihadapi saat ini 19 unit armada sampah merupakan limpahan dari Pemerintah Kabupaten, yang kondisinya lebih banyak istirahat daripada bekerja.

“Kenapa masih ada timbunan sampah di sejumlah tempat, karena memang masih ada beberapa kelurahan yang tidak dilayani. Kita melihat, malam-malam itu datang warga pakai Pick up, untuk membuat di sejumlah titik jalan tersebut, termasuk di jalan lingkar jalan Amahami,” tuturnya.

Maka dari itu, pihaknya akan berupaya agar tahun depan ada penambahan armada sampah untuk menuntaskan urusan persampahan di Kota Bima. Kendati tahun ini ada penmabahan armada sebanyak 4 unit dan dalam proses tender, tapi masih dirasa kurang.

“Satu – satunya solusi, agar semua kelurahan terlayani, harus tambah armada lagi,” jelasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *