Akhir Masa Tugas Panwaslu, Bawaslu Kabupaten Bima Gelar Rapat Evaluasi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebagai bahan untuk mengukur hasil yang telah dicapai dalam melaksanakan tugas sebagai pengawasan Pemilu tahun 2019, dan mengetahui sejumlah kekurangan. Bawaslu Kabupaten Bima, Senin (15/07) mengelar rapat evaluasi kinerja Panwaslu Kecamatan se-kabupaten Bima.

Foto bersama jajaran Pawaslu dan Panwaslu Kabupaten Bima usia rapat evaluasi. Foto: Firman

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan acara pembubaran Panwaslu Kecamatan yang berakhir masa tugasnya pada 30 Juni 2019, di Aula Hotel Kalaki Beach.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Abdullah mengatakan, secara umum Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Bima telah melaksanakan tugas dengan baik dan sukses.

“Pengawasan melekat yang telah dilakukan jajaran Panwaslu pada tiap tahapan pemilu, menjadi kunci sukses,” pujinya.

Terhadap hasil yang telah diraih ini kata Ebit, sapaan akrabnya, tentu menjadi catatan Bawaslu baik bersifat kelembagaan maupun penilaian pribadi. Sebagai acuan untuk menentukan pilihan ketika mantan Panwaslu ingin menjadi pengawas pada Pilkada yang akan di helat tahun 2020.

“Pilkada maupun Pemilu yang akan datang mudah-mudahan kita bisa bekerjasama kembali,” harapnya.

Namun di sisi lain, Ebit yang mengutip pepatah Tak Ada Gading Yang Tak Retak, proses pengawasan yang telah dilaksanakan juga memiliki kekurangan, dan akan menjadi catatan untuk perbaikan ke depanya.

“Terutama pada sisi administrasi pengawasan, ini mesti kita benahi untuk perbaikan pengawasan yang akan datang,” tukasnya.

Ebit juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Bima atas dedikasinya selama menjalankan tugas. Semoga ini menjadi catatan kebaikan terhadap bangsa dan bernilai ibadah di hadapan tuhan.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *